5 Hal yang Aku Benci dari Foundation NYX Stay Matte But Not Flat

Aku kecewa.
Sungguh.
Kukira seperti yang aku sangka.
Namun, nyatanya berbeda jauh.
*ini baru opening tapi kenapa emot-nya udah bye-bye aja nih*

Yappp!
Dari judulnya aja udah kelihatan aku kecewa berat dengan salah satu foundation yang mau aku ulas di postinganku kali ini. NYX Stay Matte But Not Flat. Ada apakah gerangan? Kenapa aku bisa kecewa? Bukankah NYX adalah brand yang terpercaya sejak lama? Apa karena produknya tidak sebagus itu? Blablabla?-----
Mari kita langsung saja masuk ke tahap pembahasan. Bab 4, yaaaaa.
*macem skripsi aja buset dah*
penampakan packaging-nya

natural dan medium beige
Wadahnya berbentuk tube dengan warna nude dan hitam pada bagian tutup serta ujung atasnya. Judul produknya sendiri cukup panjang: NYX stay matte but not flat liquid foundation. Selanjutnya, biar singkat, aku nyebutnya foundie NYX gitu aja, yah...

Foundie ini banyaknya 35 ml, standar lah untuk ukuran liquid foundation. Harganya juga affordable, sekitar 120K-150K, dan produk ini merupakan drugstore brand plus cruelty-free. Aku selalu seneng sama brands yang nggak menerapkan animal testing dalam proses produksinya.

Shade yang aku punya ini SMF03 natural dan SMF06 medium beige. Teksturnya sih bener-bener liquidy, tapi nggak encer-encer amat juga. Gampang di-blend di wajah, baik menggunakan beauty blender/beauty sponge atau jari sekalipun. Aku belum pernah mencoba mengulaskan foundie ini dengan menggunakan brush.
tekstur
Kedua shade ini cenderung berwarna 'kuning', jadi lebih sesuai untuk kulit dengan yellow/warm undertone. Untuk kulitku sendiri yang sawo matang dengan warm undertone, aku lebih suka nge-mix kedua foundie ini karena warnanya jauh lebih 'masuk' ke skin tone aku. Shade yang natural terlalu terang di aku, sementara yang medium beige terlalu gelap buatku. Jadi, yaudahlahya akhirnya aku campur aja, dan thank God warnanya pas. Cucok meong~

Menurut aku, foundie ini termasuk nge-set-nya lama, walaupun proses blending-nya mudah dan cepat. Baunya juga ngga macem-macem. Seperti bau foundation pada umumnya lah, kayak bau kimiawi, tapi nggak menyengat kok, jadi masih friendly bagi indera penciuman kita.

Ekspektasiku, foundie ini akan memberikan hasil matte, bahkan literally dead matte. Harapanku gitu. Akan tetapi, ternyata tidak, Kisanak!
Foundation ini bahkan tidak sesuai dengan claim-nya: stay matte but not flat. Yaaaa not flat-nya sih memang, karena ini malah cenderung glowing/dewy di muka aku, jadi muka nggak datar-datar amat. Nah, yang paling mengusik jelas pernyataan matte-nya. Ini sama sekali TIDAK MATTE. Bener-bener dewy/luminous/glowing. Woooooowwwwwwwww.

Coverage-nya sendiri menurut aku ini sheer to medium. Nggak bisa full coverage karena bekas-bekas jerawat atau dark circle masih belum bisa tertutupi dengan baik. Jadi, harus butuh effort yang lebih untuk bisa mendapatkan hasil yang full coverage, misalnya dengan menambahkan penggunaan corrector dan concealer.

Kulitku berjenis oily. Pastinya, aku malah menghindari produk-produk yang memberikan efek dewy dan aku tentunya memilih produk yang serba matte. Dan kali ini, aku bener-bener kayak kecewaaaaaaaa sekaliiiii. Tidak sesuai yang dijanjikan, NYX. ~sedihnyaaaaaa~
kalo di-swatch di tangan sih kayak gini hasilnya
Untuk mengakali hasil aplikasi foundation yang di luar dugaan, aku kemudian tetep nge-set pake loose powder dan compact powder. Nggak lupa, di bagian akhir aku set juga pake setting spray. Hasil paling akhir yang aku dapatkan agak matte juga, ya karena udah ditambahin beberapa produk makeup lainnya.

Setelah beberapa jam pemakaian (sekitar 2 jam dengan kondisi cuaca normal, nggak yang sambil panas-panasan di luar rumah), foundie ini bisa geser, shayyyyy. Apalagi di area T. Kesannya kayak luntur gitu makeup yang aku pake. Nah, dari sini aku langsung bisa menyimpulkan bahwa foundie ini nggak sesuai dengan skin type aku yang berminyak. Barangkali ini akan cocok diaplikasikan pada wajah dengan dry skin, yang tentunya akan lebih bagus dengan tampilan luminous/dewy/glowing.

Foundie NYX ini juga susah di-build upIn the end, wajahnya malah jadi patchy di berbagai spot, terus meninggalkan cracking di bagian bawah mata. It's such a big no no for me. Benar-benar di luar ekspektasiku.

Klaimnya yang tertulis di packaging aja kayak begini loh:
  • Oil Free
  • Water Based
  • Full Coverage
  • Mineral Enriched
  • Matte Finish
Bagian matte finish-nya yang aku nggak bisa setuju. This is literally dewy finish, NYX!
pamer komuk :p
Kalo difoto sih nggak terlalu kelihatan 'silau' karena foundie NYX ini mungkin efek kamera hape jugaIn real life, ini beneran dewy banget. Makanya, aku jadi kecewa dengan produk ini. Tapi, tenang sahaja. Berhubung aku adalah tipe orang yang bertanggung jawab atas penggunaan produk makeup yang aku miliki, produk ini masih bisa aku gunakan untuk klien-klien aku dengan jenis wajah kering, which is lebih sesuai menggunakan produk-produk makeup yang memiliki hasil dewy finish.
PROS
~ Harganya muraaaaahhhhh.
~ Gampang di-blend.
~ Mudah dijumpai di toko kosmetik atau counter NYX terdekat.

CONS
~ NGGAK MATTE SAMA SEKALI.
~ Gampang cracking dan patchy.
~ Nge-set-nya butuh waktu lama.
~ Gampang bergeser (nggak stay in place).
~ Oxydize. Baru dua jam dipakai, wajah mulai kusem. 

Segitu aja ulasan singkat dariku tentang kekecewaanku pendapatku terhadap foundation NYX yang bernama NYX stay matte but not flat. Untuk hasil makeup yang lain, bisa dilihat-lihat di akun Instagram aku, loh.

See you on my next post, guys!
Bye-bye~

Nivea Make Up Starter

Alooohaaaaaaa~
Kenalan yuuuukk sama Nivea Make Up Starter. Aku juga baru belakangan ini lagi demen sama si doi. Sebenernya apa sih Nivea Make Up Starter ini? Fungsinya buat apa? Apa pula keunggulannya?
tampak depan
Nivea Make Up Starter ini fungsinya sebagai pelembab wajah dan tentunya bisa digunakan sebagai base makeup.
Pelembab ini lembut banget di kulit dan cepet banget meresap. Wanginya khas Nivea banget. Teksturnya krim lembut, warnanya putih, nggak encer, dan ngga lengket di kulit. Krim pelembab ini udah ada kandungan SPF 15 untuk melindungi wajah dari sengatan sinar matahari yang ganas. Tapi, kalo aku sih tetep pake sunscreen untuk perlindungan ekstra. Apalagi kalau beraktivitas di luar ruangan (outdoor) yang sudah tentu terpapar sinar matahari yang gonjreng itu.
tekstur
Cara pakainya cukup ambil dikit aja terus diratakan ke bagian-bagian wajah yang mudah kering, sementara bagian yang lain cukup ditepuk-tepuk dengan jari yang masih ada sisa pelembabnya. Pake pelembab ini ngga boleh banyak-banyak, karena kandungan moisturizer-nya terlalu rich, jadi kesannya malah memicu minyak yang ada di wajah. Secukupnya saja. Karena yang berlebihan itu memang tidak baik. Okelah.
tampak samping
tampak belakang
Di bagian belakang (atau bagian bawah), terdapat keterangan berat bersih produk yaitu 50 ml. Selain itu, terdapat keterangan pabrik tempat produksi si Nivea ini dan nggak ketinggalan juga keterangan kadaluarsa produk ini. Tapi, kalau dipake tiap hari, produk ini tentu udah bakalan habis sebelum masa kadaluarsanya datang.
penampakan saat dibuka
Ada kertas pelindung saat pertama dibuka. Ini mencegah produk berceceran dengan bebas saat penutup wadahnya dibuka. Selain itu, biar kandungan produknya tetap terjaga kesterilannya dari tangan-tangan jahil. *lah apa banget deh*
Anyway, krim pelembab ini saking entengnya ngga ninggalin whitecast di wajah. Jadi, aman kalo mo foto-foto pake flash.

Sejauh ini aku pake krim ini aman-aman aja, nggak iritasi, ngga ada masalah sama sekali. Cocok untuk semua jenis kulit. Harganya juga ngga mahal. Kisaran 30ribuan saja. Cocok di kulit, cocok di kantong. Selain itu, pelembab ini nggak menggeser produk makeup yang diaplikasikan setelahnya, misalnya penggunaan foundation, bedak, dan lainnya. Produk makeup tetap stay in place. Cocok deh kalo pelembab ini dinisbatkan sebagai make up starter, sesuai dengan namanya.
PROS
~ Lembut dan ringan di kulit.
~ Baunya wangi khas Nivea.
~ Bikin makeup awet.
~ Harganya murah.

CONS
~ Sedikit lengket di wajah tapi masih bisa ditolerir.
~ Wadahnya dalam bentuk jar, ngambil produknya dicolek jadi kesannya kurang higienis.
 
Segini aja ulasanku tentang Nivea Make Up Starter. Sampai jumpa di ulasan lainnya.
Stalk me on Instagram @ellizaefina ;-)

Ozora Skin Care - Day Cream with SPF 20

Hellooooooo, what's up, guys?!

Belakangan ini cuaca lagi panas-panasnya, yak. Sama sekali ngga ada hujan selama beberapa pekan atau bulan malah (?). Aku juga ngerasain efeknya di kulit wajahku nih. Ngga seberminyak yang biasanya, mengingat aku punya jenis kulit yang literally super duper oily. Jadi, bisa dikatakan kulitku saat ini sedang dalam kondisi normal, walaupun tetep aja di T-zone pasti selalu berminyak.

Terlepas dari berminyak atau enggaknya, sebenarnya kulit kita ini tetep butuh pelembab. Yes, we absolutely still need a moisturizer. Mau kulitnya berminyak, kering, normal, kombinasi, tetep aja kita butuh pelembab untuk menjaga kondisi kulit wajah kita agar tetap sehat.

Nah, kali ini aku mau merekomendasikan salah satu produk pelembab wajah yang baru-baru ini diluncurkan.
Ozora Skin Care
Ozora Skin Care ini produk lokal, loh. Bahan-bahan yang digunakan juga alami, halal, dan berkualitas premium, jadi aman digunakan sehari-hari. Untuk urusan skin care aku nggak mau main-main, sih. Karena ini beneran langsung digunakan di kulit dan diaplikasikannya setiap hari. Kalau makeup kan cuma buat acara tertentu aja nih dan ngga setiap waktu apalagi sampe 24 jam. Sementara, untuk penggunaan skin care ini tentunya hampir selama sehari semalam selalu menempel di kulit wajah. Adanya uji laboratorium klinis dan izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) selalu aku jadikan patokan dalam menggunakan produk untuk perawatan wajah (skin care).
udah ada di BPOM

Salah satu produk yang aku review ini adalah pelembab dari Ozora Skin Care. Bisa disebut day cream. Ini digunakan di pagi hari, udah include dengan SPF 20, jadi cukup bisa melindungi wajah dari paparan sinar matahari. Pertama kali aku lihat, aku langsung impressed sama packaging-nya. Bentuknya botol dan terbuat dari plastik gitu, terus ada pump-nya, ringan dibawa-bawa dan aku ngga perlu khawatir ini bakalan pecah berkeping-keping kalo jatuh. (((Tapi jangan sampe jatuh juga sih wkwkwkk)))
Intinya dari packaging aja ini kelihatan ngga ringkih gitu, lohhhh.
the packaging
texture of the product
Day cream ini fungsinya sebagai pelembab. Pas diaplikasikan ke kulit itu rasanya ada efek adem-ademnya gitu, cuma agak clekit-clekit rasanya apalagi di bagian pipi, tapi setelah itu ya biasa aja, tetep aman. Hasil instannya kulit terasa lembab, kenyal, glowing, dan rasanya sehat aja gitu. Muka juga agak cerah. Tapi ini bukan tinted moisturizer, jadi ngga ada warna yang bisa mempengaruhi warna kulit asli kita. Cuma ya itu, menurut aku ada efek sedikit mencerahkan wajah setelah dipakai. Aku pakainya satu pump aja cukup untuk diratakan ke seluruh wajah dan leher. Karena kalo menggunakan pelembab memang secukupnya aja, ngga perlu banyak-banyak.

Tekstur produk ini seperti lotion, nggak begitu creamy dan agak liquidy, jadi gampang banget diaplikasikan ke wajah.
Kalo pake produk ini memang sesuai petunjuk aja dan ada peringatannya juga. Kayak gini nih:
Oleskan secukupnya pada wajah dan leher setiap pagi secara merata. Hindari daerah sekitar mata. Gunakan bersama dengan Ozora Brightening Series untuk hasil optimal.

Peringatan: Hanya untuk pemakaian luar. Hindari terkena selaput mata. Jika terkena mata, bilas dengan air bersih segera. Hentikan pemakaian apabila timbul iritasi. Tutup rapat wadah apabila tidak dipakai. Simpan di tempat sejuk dan kering. Hindarkan terkena panas dan sinar matahari langsung. Perubahan warna alami cream yang terjadi pada saat penyimpanan adalah normal dan tidak mempengaruhi kualitas.

Aku mengaplikasikannya dengan cara ditepuk-tepuk di wajah. Aku memang lebih suka mengaplikasikan produk dengan cara seperti itu. Kesannya juga kan treat your skin like a baby gitu. And it works well kok, kulit jadi beneran lembab. Produknya juga cepat meresap di kulit. Satu hal yang aku agak nggak suka: BAUNYA. Kayak bau minyak telon yang dikasih kembang tujuh rupa. Strong banget, coy! Buat yang nggak suka dengan fragrance pada produk skin care, tentu ini akan mengganggu sekali. Tapi baunya ngga sekuat itu kalo udah meresap di kulit, apalagi kalo udah ditambahi dengan penggunaan makeup. Baunya jadi seperti sama sekali hilang.
penampakan wajah setelah menggunakan day cream OZORA
Well, itu penampakan muka aku setelah pake pelembab ini. Glowing alami, ini yang aku suka. Wajah terasa kenyal, lembab, sehat, tapi nggak licin. Dipakein makeup pun setelah pake pelembab ini juga masih bisa bagus dan awet makeup-nya.

Kandungan yang ada di dalam pelembab ini antara lain:
  • Allantoin
  • Mineral Oil
  • Lavender Oil
  • Vitamin A (Retinol)
  • Citrus Tangerina Extract
  • Emollient (Dimethicone, Glyceryl Stearate, Octlive Oil Extract)
  • Exfoliant (Glycolic Acid)
  • Provitamin B5 (Panthenol)
  • Sunscreen Agent (Octyl Methoxycinnamate, Benzophenone-3)
  • Humectant (Glycerin, Sodium PCA, Sorbitol)
  • Vitamin E (Tocopheryl Acetate)
  • Aloe Barbadensis Leaf Extract
Yhaaaa, pokoknya gitu deh kandungan-kandungan yang ada.

Kalo mo lihat-lihat produk lain yang ada di rangkaian Ozora Skin Care, bisa cek aja di sini:

Mo chat langsung sama penjualnya? Tenang, shayyyy. Bisa hubungi secara online di sini (sekalian sama akun social media-nya):
LINE: @ozoraskincare (pakai @)
Facebook: Ozora Skincare
Instagram: @ozoraskincare

Sekian dulu ulasan dariku mengenai day cream Ozora Skin Care ini.
See you on my next post, guys!
Baca juga postinganku yang berkaitan dengan skin care

Bahwasanya No Makeup Makeup Look Adalah Pilihan Tepat

Haiii, cantik~

Banyak orang yang kerapkali salah mengerti tentang 'no makeup' makeup dan natural makeup. Sebagian besar memahaminya sebatas makeup-nya tebal atau makeup-nya tipis.
Kali ini aku mau sharing tentang 'no makeup' makeup look. Dan ini tentu beda banget sama natural makeup.

Natural makeup lebih mengarah ke tone warna yang soft. Penggunaan bulu mata palsu (falsies) dan eyeliner tebal masih diaplikasikan. Warna lipstick-nya juga bisa cukup berani, seperti warna mauve, pink, jingga.

Sementara itu, 'no makeup' makeup merupakan makeup look pada wajah tapi terlihat seperti tidak memakai makeup sama sekali. Got it, dear? Jadi, penggunaan makeup bener-bener seminimal mungkin dan wajah lebih kelihatan 'asli'. Like a second skin. Ngga perlu pake bulu mata palsu, eyeliner pun ngga perlu pake (tapi ini opsional), warna lipstick pun cenderung nude atau kayak warna bibir asli.
Tahap-tahap memakai 'no makeup' makeup look ke wajah kayak gini nihhh:

(((anyway ini 'no makeup' makeup look versi aku yaaaa :*)))

  1. Aplikasikan pelembab terlebih dahulu. Never skip the moisturizer. Karena ini berfungsi untuk menjaga kelembaban kulit dan biar kulit tetep kenyal, serta siap untuk diaplikasikan makeup setelahnya. Di sini aku pake Nivea sebagai pelembab.
  2. Setelah itu jangan lupa pake sunscreen atau sunblock untuk menangkal paparan cahaya matahari yang jahat. Aku pake Skin Aqua SPF 50.
  3. Pake eyebase. Ini sih opsional. Ngga pake juga ngga apa-apa. Aku pake biar warna eyeshadow lebih pigmented sekaligus menjaga kelembaban kelopak mata. Eyebase dari Viva Cosmetics lebih affordable loh.
  4. Lipbalm untuk melindungi bibir dan menjaga kelembaban bibir, sist. Jangan skip ini yaaaa. Lipbalm dari Make Over Cosmetics yang Melon Crazy cucok meong lohhh. Wanginya endessss banget dan lembut banget pas diaplikasikan di bibir.
  5. Lanjut ke bagian complexion. Walaupun judulnya 'no makeup' makeup, tetep aja butuh pake foundation dong. Di sini aku pake Wet n Wild Photofocus Foundation shade Golden Beige yang cocok banget sama skin tone aku, yaitu warm undertone dan warna kulitku yang sawo matang eksotis ala wanita Indonesia *halah*. Coverage-nya medium to full. Bisa banget di-build up. Daaaannnn ini affordable. Cocok untuk kantong mahasiswa. Selain itu, brand ini juga cruelty free loh. Makin cintaaaa kaaaannnnn?! *kiss kiss kiss* Opsi lain untuk brand dalam negeri bisa coba Make Over Foundation.
  6. Pake bedak. Aku lebih milih pake bedak tabur (loose powder) dari Wardah No. 02. Langsung aku aplikasikan secara merata dengan cara ditepuk-tepuk ke seluruh wajah tanpa perlu dengan cara baking.
  7. Lanjut ke bagian eyemakeup. Alis. Nah. Aku pake pensil alis sejuta umat, yaitu Viva Cosmetics yang warna hitam. HITAM. Walaupun pensil alis ini pigmented setengah mati, tapi ini bisa dipake juga loh untuk makeup look seperti 'no makeup' makeup look. Caranya, kita cukup filling bagian alis tanpa perlu framing yang berlebihan. Filling-nya pun cukup tipis-tipis, ngga perlu ditekan, biar warnanya ngga langsung JEDEEERRRR. Apalagi ini item. Terus, jangan lupa di-blend dengan menggunakan brush alis yang bentuknya angled brush. Usahakan tetap terlihat alami seperti bentuk alis bawaan. Kalo alisnya udah cukup tebal dan hitam, I determine to cukup disisir aja pake spoolie. Dan, di tahap ini ngga perlu pake concealer untuk mendefinisi bentuk alis. Senatural mungkin aja lah.
  8. Pake eyeshadow warna coklat muda di bagian crease sebagai warna transisi. Tujuannya cuma mendefinisi mata agar terlihat 3D. Make Over Trivia yang shade-nya Emperor Brown aku pilih sebagai go to eyeshadow. Aku pilih warna yang di tengah (coklat muda).
  9. Keriting bulu mata dengan eyelash curler. Kemudian, pake mascara. Cukup satu coat. Biar kondisi bulu mata ngga terlihat 'palsu' atau clumpy juga. Aku pake mascara dari Giordani. Ini produk dari Oriflame.
  10. Perona pipi. Pilih yang warnanya peach atau coral. Jadi, kesannya alami karena kena sun kissed. Coba deh pake Make Over Blush yang shade-nya Coral Crush. Alami banget kayak warna pipi yang merona. Ada shimmer-nya juga tapi dikit.
  11. Highlighter. Ini opsional juga. Fungsinya cuma menonjolkan bagian-bagian tertentu di wajah, kayak hidung, tulang pipi, tulang alis. Aku pake The Balm Mary-Lou Manizer. Ini ngga terlalu pigmented, jadi lebih alami aja dan bisa di-build up. Love it!
  12. Lipstick! Ini nihhh bagian terpenting dan selalu jadi barang primer bagi cewek-cewek untuk urusan makeup. Aku pake Bourjois shade Nude-Ist. Warnanya soft mauve dan ini kayak warna bibir alami. Cukup satu swipe udah bisa meng-cover seluruh bibir. Ngga perlu rapi-rapi amat juga, kan 'no makeup' makeup look. Ngahahahhh~
  13. Terakhir, semprot pake Evian. Sebenernya ini facial spray. Tapi ini bisa juga dipake sebagai setting spray. Fungsinya biar wajah tetap lembab dan mengunci makeup.
And, we're done!
Kayak gini nih hasilnya:

'no makeup' makeup look ala Elliza
Gimana? Nggak manglingi kan? Masih tetep terlihat seperti muka sendiri, cuma yang ini versinya jadi segeran, ngga kucel kayak bangun tidur. Hehe :D
Kalo berkenan nonton-nonton berbagai makeup look versi aku, bisa klik di sini yaaaaaa. Follow juga sekalian biar bisa tahu kejutan-kejutan yang datang dari aku. Hihihihi 💋


Stay gorgeous, stay fabulous!

Simple Skin Care Routine

Hello, netizen!
Orang yang demen pake makeup itu memang sebaiknya rajin-rajin juga melakukan skin care routine. Sepengalamanku yang masih awam banget di dunia per-skincare-an, ternyata tahap ini penting juga loh untuk menjaga kondisi kulit agar tetap sehat, terutama banget buat yang kerapkali ber-makeup. Nah, aku ini termasuk golongan wanita yang sering pake makeup walaupun cuma buat keperluan foto buat menuh-menuhin feeds Instagram. Tapi aku ini malesan dan jarang update info tentang skin care. Jadinya, aku cuma melakukan tahap skin care yang bener-bener simpel, ngga makan waktu banyak, nggak sampe sepuluh tahap ala skin care Korea, dan tentunya ngga ngabisin budget banyak.

Video mengenai skin care routine yang aku lakukan udah aku unggah di Youtube (full version). Kalo video singkatnya di Instagram tentunya.


Tahapan skin care routine yang aku lakukan ini termasuk singkat. Kayak gini nih:
  1. Hydrating toner. Toner yang aku pake ini dari Hada Labo. Awalnya pas aku pake ini nyaman, lembab, kulit jadi kenyal. Tapi setelah beberapa kali pemakaian, wajahku muncul beruntusan kecil-kecil. Jadi insecure dong yaaaa. Setelah muncul gejala-gejala itu, aku stop dulu pemakaian toner ini. Wajahku balik lagi dong, sehat lagi. Nah, beberapa bulan kemudian aku coba lagi lanjutin pemakaian toner ini. Eh, belum ada seminggu udah muncul lagi tuh beruntusan-beruntusan kecil di wajah aku. Akhirnya aku bener-bener stop pemakaian toner ini. Menurut pengalaman tante aku (dia pake toner Hada Labo ini), gejala beruntusan/jerawat/lainnya itu memang berlangsung selama satu tahun, abis itu wajah bener-bener bersih, sehat, bagus. Dan di tante aku cocok-cocok aja, wajahnya beneran bersih. FYI, tante aku usianya mulai menginjak 40-an loh. Hmm, sepertinya yang namanya skin care ini cocok-cocokan juga yaaaa buat setiap orang.
  2. Eye cream dari Viva Cosmetics. Krim mata buat nutrisi. Dipakenya di area bawah mata. Menurut aku, krim ini pengaruhnya kecil di area bawah mata aku karena aku punya keluhan dark circle dan kantung mata yang lumayan euyyy. Ya mungkin karena produknya ini produk murah, jadinya ngga ngasih pengaruh yang signifikan di area bawah mata aku. Hehe ^^,
  3. Pelembab. Di sini aku pake Nivea Makeup Starter. Wanginya aku suka, khas Nivea banget. Teksturnya lumayan pekat tapi tetap ringan kalau diaplikasikan di seluruh wajah. Bener-bener bikin wajah lembab.
  4. Sunscreen/sun block. Aku pake Emina dengan SPF 30. Ringan banget. Wanginya kayak wangi jeruk. Pas dipake juga ada efek dingin di wajah. Ngga bikin muka terasa berat. Harganya juga muraaaah. Sukaaaa banget! Beneran cocok buat pelajar ini sihh. :)
  5. Pelembab bibir. Aku pake dari Inez Cosmetics, brand lokal yang terkenal dengan pigmentasi eyeshadow yang ciamiikkkk banget! Lip nutrition biasa aku pake di pagi hari dan malam hari sebelum tidur untuk melembabkan bibir. Efeknya berasa, bibir selalu lembab dan sehat.
Sekian tahapan skin care routine yang aku lakukan belakangan ini. Nantikan yaaa updated skin care routine dari aku berikutnya. See you!

[REVIEW] Make Over Liquid Foundation

Hello~

Bagaimana kabarnya? Sehat sehaaaatt? Baik-baik saja? Semoga selalu bahagia yak!!
\(^_^)/
Kalo pergi jalan-jalan atau ke acara kondangan alias jagong manten, pasti kita pengennya wajah kita terlihat flawless dong yaaaa. Salah satu koentji agar wajah terlihat flawless, natural, glowing, lembab, silau, cemengkling yaitu dengan penggunaan MAKEUP, terutama bagian complexion atawa perwajahan/dasar makeup. Yay! Salah satu barang krusial yang dibutuhkan yaitu alas bedak. Alas bedak ini seringkali disebut foundation. Bahasa slang-nya sih fondie. Ku juga ngga tau itu kenapa disebutnya foundation yang mana bila diartikan dalam bahasa Indonesia menjadi 'pondasi'. Mungkin karena ini fungsinya sebagai pondasi riasan kelezzzzz yeiyyy?!

Kali ini aku mau review tentang alas bedak a.k.a foundation yang bernama Make Over Ultra Cover Liquid Foundation. Seperti ini penampakannya, para pembaca:
the foundation

Alas bedak ini ukurannya kecil kira-kira segenggaman tangan aku. (((yhe padahal tanganku kecil juga soalnya bentukanku kayak minion))) 😜

Volumenya 33 mililiter. Di wadahnya bertuliskan identitas Make Over yang sangat sophisticated dan eye catchy. Wadahnya dari kaca dan harus ekstra hati-hati, sayang. Salah-salah kalo jatoh, petjaaaaahhhhhhh. Huwaaaaaa!!!! :'(((((((( 😭😭😭😭😭

Aku suka bagian pump-nya nih yang berfungsi untuk mengeluarkan produk sekaligus sebagai tutup wadah. Kalo bentuknya pump kayak gini, bener-bener memudahkan kita untuk mengontrol sebanyak apa si produk ini mau digunakan di wajah kita, girls.
tutup

Anyway, abaikan si tutup yang belepotan bekas noda foundation ini yaaaaa. (((Tandanya ini sering dipake gitu lohhhhhhh, stay positive, guys!)))

Di situ ada lambang berbentuk lingkaran dan tanda minus. Jadi, ini fungsinya buat buka-tutup. Tinggal digeser aja sejauh (sekitar) 10 derajat ke arah kiri buat membuka dan ke arah kanan untuk menutup jalan keluarnya foundation ini. Terus, tinggal dipencet deh buat ngeluarin si produk. Mencetinnya juga bebas. Bisa sekali pump atau setengah pump atau seperempat pump kalo bisa dan mampu pake segitu dikitnya produk.
bagian bawah

Bagian pantat wadah foundation ini ada keterangannya, say. Yang aku punya ini shade-nya Amber Rose No. 04. Ini cocok buat yang kulitnya berwarna sawo matang seperti kebanyakan wanita Indonesia dengan kulit eksotisnya. Beneran cokelat sawo matang. Tapi fondie ini ada hint warna pink jadi ini lebih cocok lagi dipake sama orang yang memiliki pink undertone. Walaupun demikian, sejauh ini aku pakai, cocok-cocok aja sih. Klienku yang punya warm undertone pun pake alas bedak ini juga bagus-bagus aja.

Tekstur alas bedak ini cair banget, gampang di-blend, tidak berbau menyengat, dan ringan di wajah. Namun, meresapnya agak lama. Selain itu, hasil akhir setelah foundation ini diaplikasikan ke wajah adalah dewy finish padahal claim-nya matte. Menurut aku sih ini bener-bener dewy, glowing gitu. Kekurangannya lagi: this is oxydize! Kulit jadi menggelap setelah beberapa jam pemakaian. Tapi nggak geser kok, jadi makeup tetep stay di wajah. Harganya juga affordable sekitar 120K. Rentang shade-nya juga banyak, mulai dari yang terang sampai yang gelap.
the makeup look

Kurang lebih seperti itu hasil pemakaian foundation Make Over bertekstur liquid ini. Di situ aku ngga nge-set pake bedak, jadi hanya menggunakan foundation. Coverage-nya sheer to medium. Jadi ini ngga full coverage sehingga cocok banget dipake buat harian sekalipun karena formulanya ringan di kulit dan hasil akhirnya nggak medhok alias ora ndhempul banget.

Aku pake foundation ini tanpa primer atau base makeup dan ini bertahan 2 jam. Sementara, kalau pake makeup komplit mulai dari primer/base makeup, kemudian di-set dengan bedak tabur dan bedak padat, setelah itu disemprot dengan setting spray, ketahanannya bisa sampe 7 jam loooh!

Saranku, kalo beli alas bedak ini sebaiknya pilih yang shade-nya dua tingkat lebih terang dari warna kulit asli. Karena ini seriously bakalan oxydize paraaaaaahhhhhhhhhhh..... 😧

Ngga apa-apa di awal pake makeup jadi kelihatan kayak geisha karena muka jadi terlihat putih syekaleee, tapi setelah hitungan 1-2 jam kemudian efek kimiawi dari foundation ini mulai bekerja (oxydize), naaaahhh di muka kan jadi pas gitu sesuai dengan kulit wajah asli dehhhh. Begitu cara menyiasatinya.

By the way, ini brand lokal loooohhhhh. Make Over itu satu pabrik dengan Wardah dan Emina. Jadi mereka ini the sisters gitu dehhhh. Makin bangga deh dengan produk negeri sendiri. Ngga perlu jauh-jauh nyarinya, karena I'm sure counter Make Over ini mudah ditemukan di toko kosmetik.

Sekian review dari aku dan versi AKU mengenai foundation Make Over. Jangan lupa untuk singgah di postinganku yang lain juga, yah! 😏

Stalk me on Instagram for further and many more review products and also several kind of makeup looks @ellizaefina.
Thank you for reading, guys!
Have a nice day!