Nivea Make Up Starter

Alooohaaaaaaa~
Kenalan yuuuukk sama Nivea Make Up Starter. Aku juga baru belakangan ini lagi demen sama si doi. Sebenernya apa sih Nivea Make Up Starter ini? Fungsinya buat apa? Apa pula keunggulannya?
tampak depan
Nivea Make Up Starter ini fungsinya sebagai pelembab wajah dan tentunya bisa digunakan sebagai base makeup.
Pelembab ini lembut banget di kulit dan cepet banget meresap. Wanginya khas Nivea banget. Teksturnya krim lembut, warnanya putih, nggak encer, dan ngga lengket di kulit. Krim pelembab ini udah ada kandungan SPF 15 untuk melindungi wajah dari sengatan sinar matahari yang ganas. Tapi, kalo aku sih tetep pake sunscreen untuk perlindungan ekstra. Apalagi kalau beraktivitas di luar ruangan (outdoor) yang sudah tentu terpapar sinar matahari yang gonjreng itu.
tekstur
Cara pakainya cukup ambil dikit aja terus diratakan ke bagian-bagian wajah yang mudah kering, sementara bagian yang lain cukup ditepuk-tepuk dengan jari yang masih ada sisa pelembabnya. Pake pelembab ini ngga boleh banyak-banyak, karena kandungan moisturizer-nya terlalu rich, jadi kesannya malah memicu minyak yang ada di wajah. Secukupnya saja. Karena yang berlebihan itu memang tidak baik. Okelah.
tampak samping
tampak belakang
Di bagian belakang (atau bagian bawah), terdapat keterangan berat bersih produk yaitu 50 ml. Selain itu, terdapat keterangan pabrik tempat produksi si Nivea ini dan nggak ketinggalan juga keterangan kadaluarsa produk ini. Tapi, kalau dipake tiap hari, produk ini tentu udah bakalan habis sebelum masa kadaluarsanya datang.
penampakan saat dibuka
Ada kertas pelindung saat pertama dibuka. Ini mencegah produk berceceran dengan bebas saat penutup wadahnya dibuka. Selain itu, biar kandungan produknya tetap terjaga kesterilannya dari tangan-tangan jahil. *lah apa banget deh*
Anyway, krim pelembab ini saking entengnya ngga ninggalin whitecast di wajah. Jadi, aman kalo mo foto-foto pake flash.

Sejauh ini aku pake krim ini aman-aman aja, nggak iritasi, ngga ada masalah sama sekali. Cocok untuk semua jenis kulit. Harganya juga ngga mahal. Kisaran 30ribuan saja. Cocok di kulit, cocok di kantong. Selain itu, pelembab ini nggak menggeser produk makeup yang diaplikasikan setelahnya, misalnya penggunaan foundation, bedak, dan lainnya. Produk makeup tetap stay in place. Cocok deh kalo pelembab ini dinisbatkan sebagai make up starter, sesuai dengan namanya.
PROS
~ Lembut dan ringan di kulit.
~ Baunya wangi khas Nivea.
~ Bikin makeup awet.
~ Harganya murah.

CONS
~ Sedikit lengket di wajah tapi masih bisa ditolerir.
~ Wadahnya dalam bentuk jar, ngambil produknya dicolek jadi kesannya kurang higienis.
 
Segini aja ulasanku tentang Nivea Make Up Starter. Sampai jumpa di ulasan lainnya.
Stalk me on Instagram @ellizaefina ;-)

Ozora Skin Care - Day Cream with SPF 20

Hellooooooo, what's up, guys?!

Belakangan ini cuaca lagi panas-panasnya, yak. Sama sekali ngga ada hujan selama beberapa pekan atau bulan malah (?). Aku juga ngerasain efeknya di kulit wajahku nih. Ngga seberminyak yang biasanya, mengingat aku punya jenis kulit yang literally super duper oily. Jadi, bisa dikatakan kulitku saat ini sedang dalam kondisi normal, walaupun tetep aja di T-zone pasti selalu berminyak.

Terlepas dari berminyak atau enggaknya, sebenarnya kulit kita ini tetep butuh pelembab. Yes, we absolutely still need a moisturizer. Mau kulitnya berminyak, kering, normal, kombinasi, tetep aja kita butuh pelembab untuk menjaga kondisi kulit wajah kita agar tetap sehat.

Nah, kali ini aku mau merekomendasikan salah satu produk pelembab wajah yang baru-baru ini diluncurkan.
Ozora Skin Care
Ozora Skin Care ini produk lokal, loh. Bahan-bahan yang digunakan juga alami, halal, dan berkualitas premium, jadi aman digunakan sehari-hari. Untuk urusan skin care aku nggak mau main-main, sih. Karena ini beneran langsung digunakan di kulit dan diaplikasikannya setiap hari. Kalau makeup kan cuma buat acara tertentu aja nih dan ngga setiap waktu apalagi sampe 24 jam. Sementara, untuk penggunaan skin care ini tentunya hampir selama sehari semalam selalu menempel di kulit wajah. Adanya uji laboratorium klinis dan izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) selalu aku jadikan patokan dalam menggunakan produk untuk perawatan wajah (skin care).
udah ada di BPOM

Salah satu produk yang aku review ini adalah pelembab dari Ozora Skin Care. Bisa disebut day cream. Ini digunakan di pagi hari, udah include dengan SPF 20, jadi cukup bisa melindungi wajah dari paparan sinar matahari. Pertama kali aku lihat, aku langsung impressed sama packaging-nya. Bentuknya botol dan terbuat dari plastik gitu, terus ada pump-nya, ringan dibawa-bawa dan aku ngga perlu khawatir ini bakalan pecah berkeping-keping kalo jatuh. (((Tapi jangan sampe jatuh juga sih wkwkwkk)))
Intinya dari packaging aja ini kelihatan ngga ringkih gitu, lohhhh.
the packaging
texture of the product
Day cream ini fungsinya sebagai pelembab. Pas diaplikasikan ke kulit itu rasanya ada efek adem-ademnya gitu, cuma agak clekit-clekit rasanya apalagi di bagian pipi, tapi setelah itu ya biasa aja, tetep aman. Hasil instannya kulit terasa lembab, kenyal, glowing, dan rasanya sehat aja gitu. Muka juga agak cerah. Tapi ini bukan tinted moisturizer, jadi ngga ada warna yang bisa mempengaruhi warna kulit asli kita. Cuma ya itu, menurut aku ada efek sedikit mencerahkan wajah setelah dipakai. Aku pakainya satu pump aja cukup untuk diratakan ke seluruh wajah dan leher. Karena kalo menggunakan pelembab memang secukupnya aja, ngga perlu banyak-banyak.

Tekstur produk ini seperti lotion, nggak begitu creamy dan agak liquidy, jadi gampang banget diaplikasikan ke wajah.
Kalo pake produk ini memang sesuai petunjuk aja dan ada peringatannya juga. Kayak gini nih:
Oleskan secukupnya pada wajah dan leher setiap pagi secara merata. Hindari daerah sekitar mata. Gunakan bersama dengan Ozora Brightening Series untuk hasil optimal.

Peringatan: Hanya untuk pemakaian luar. Hindari terkena selaput mata. Jika terkena mata, bilas dengan air bersih segera. Hentikan pemakaian apabila timbul iritasi. Tutup rapat wadah apabila tidak dipakai. Simpan di tempat sejuk dan kering. Hindarkan terkena panas dan sinar matahari langsung. Perubahan warna alami cream yang terjadi pada saat penyimpanan adalah normal dan tidak mempengaruhi kualitas.

Aku mengaplikasikannya dengan cara ditepuk-tepuk di wajah. Aku memang lebih suka mengaplikasikan produk dengan cara seperti itu. Kesannya juga kan treat your skin like a baby gitu. And it works well kok, kulit jadi beneran lembab. Produknya juga cepat meresap di kulit. Satu hal yang aku agak nggak suka: BAUNYA. Kayak bau minyak telon yang dikasih kembang tujuh rupa. Strong banget, coy! Buat yang nggak suka dengan fragrance pada produk skin care, tentu ini akan mengganggu sekali. Tapi baunya ngga sekuat itu kalo udah meresap di kulit, apalagi kalo udah ditambahi dengan penggunaan makeup. Baunya jadi seperti sama sekali hilang.
penampakan wajah setelah menggunakan day cream OZORA
Well, itu penampakan muka aku setelah pake pelembab ini. Glowing alami, ini yang aku suka. Wajah terasa kenyal, lembab, sehat, tapi nggak licin. Dipakein makeup pun setelah pake pelembab ini juga masih bisa bagus dan awet makeup-nya.

Kandungan yang ada di dalam pelembab ini antara lain:
  • Allantoin
  • Mineral Oil
  • Lavender Oil
  • Vitamin A (Retinol)
  • Citrus Tangerina Extract
  • Emollient (Dimethicone, Glyceryl Stearate, Octlive Oil Extract)
  • Exfoliant (Glycolic Acid)
  • Provitamin B5 (Panthenol)
  • Sunscreen Agent (Octyl Methoxycinnamate, Benzophenone-3)
  • Humectant (Glycerin, Sodium PCA, Sorbitol)
  • Vitamin E (Tocopheryl Acetate)
  • Aloe Barbadensis Leaf Extract
Yhaaaa, pokoknya gitu deh kandungan-kandungan yang ada.

Kalo mo lihat-lihat produk lain yang ada di rangkaian Ozora Skin Care, bisa cek aja di sini:

Mo chat langsung sama penjualnya? Tenang, shayyyy. Bisa hubungi secara online di sini (sekalian sama akun social media-nya):
LINE: @ozoraskincare (pakai @)
Facebook: Ozora Skincare
Instagram: @ozoraskincare

Sekian dulu ulasan dariku mengenai day cream Ozora Skin Care ini.
See you on my next post, guys!
Baca juga postinganku yang berkaitan dengan skin care

Bahwasanya No Makeup Makeup Look Adalah Pilihan Tepat

Haiii, cantik~

Banyak orang yang kerapkali salah mengerti tentang 'no makeup' makeup dan natural makeup. Sebagian besar memahaminya sebatas makeup-nya tebal atau makeup-nya tipis.
Kali ini aku mau sharing tentang 'no makeup' makeup look. Dan ini tentu beda banget sama natural makeup.

Natural makeup lebih mengarah ke tone warna yang soft. Penggunaan bulu mata palsu (falsies) dan eyeliner tebal masih diaplikasikan. Warna lipstick-nya juga bisa cukup berani, seperti warna mauve, pink, jingga.

Sementara itu, 'no makeup' makeup merupakan makeup look pada wajah tapi terlihat seperti tidak memakai makeup sama sekali. Got it, dear? Jadi, penggunaan makeup bener-bener seminimal mungkin dan wajah lebih kelihatan 'asli'. Like a second skin. Ngga perlu pake bulu mata palsu, eyeliner pun ngga perlu pake (tapi ini opsional), warna lipstick pun cenderung nude atau kayak warna bibir asli.
Tahap-tahap memakai 'no makeup' makeup look ke wajah kayak gini nihhh:

(((anyway ini 'no makeup' makeup look versi aku yaaaa :*)))

  1. Aplikasikan pelembab terlebih dahulu. Never skip the moisturizer. Karena ini berfungsi untuk menjaga kelembaban kulit dan biar kulit tetep kenyal, serta siap untuk diaplikasikan makeup setelahnya. Di sini aku pake Nivea sebagai pelembab.
  2. Setelah itu jangan lupa pake sunscreen atau sunblock untuk menangkal paparan cahaya matahari yang jahat. Aku pake Skin Aqua SPF 50.
  3. Pake eyebase. Ini sih opsional. Ngga pake juga ngga apa-apa. Aku pake biar warna eyeshadow lebih pigmented sekaligus menjaga kelembaban kelopak mata. Eyebase dari Viva Cosmetics lebih affordable loh.
  4. Lipbalm untuk melindungi bibir dan menjaga kelembaban bibir, sist. Jangan skip ini yaaaa. Lipbalm dari Make Over Cosmetics yang Melon Crazy cucok meong lohhh. Wanginya endessss banget dan lembut banget pas diaplikasikan di bibir.
  5. Lanjut ke bagian complexion. Walaupun judulnya 'no makeup' makeup, tetep aja butuh pake foundation dong. Di sini aku pake Wet n Wild Photofocus Foundation shade Golden Beige yang cocok banget sama skin tone aku, yaitu warm undertone dan warna kulitku yang sawo matang eksotis ala wanita Indonesia *halah*. Coverage-nya medium to full. Bisa banget di-build up. Daaaannnn ini affordable. Cocok untuk kantong mahasiswa. Selain itu, brand ini juga cruelty free loh. Makin cintaaaa kaaaannnnn?! *kiss kiss kiss* Opsi lain untuk brand dalam negeri bisa coba Make Over Foundation.
  6. Pake bedak. Aku lebih milih pake bedak tabur (loose powder) dari Wardah No. 02. Langsung aku aplikasikan secara merata dengan cara ditepuk-tepuk ke seluruh wajah tanpa perlu dengan cara baking.
  7. Lanjut ke bagian eyemakeup. Alis. Nah. Aku pake pensil alis sejuta umat, yaitu Viva Cosmetics yang warna hitam. HITAM. Walaupun pensil alis ini pigmented setengah mati, tapi ini bisa dipake juga loh untuk makeup look seperti 'no makeup' makeup look. Caranya, kita cukup filling bagian alis tanpa perlu framing yang berlebihan. Filling-nya pun cukup tipis-tipis, ngga perlu ditekan, biar warnanya ngga langsung JEDEEERRRR. Apalagi ini item. Terus, jangan lupa di-blend dengan menggunakan brush alis yang bentuknya angled brush. Usahakan tetap terlihat alami seperti bentuk alis bawaan. Kalo alisnya udah cukup tebal dan hitam, I determine to cukup disisir aja pake spoolie. Dan, di tahap ini ngga perlu pake concealer untuk mendefinisi bentuk alis. Senatural mungkin aja lah.
  8. Pake eyeshadow warna coklat muda di bagian crease sebagai warna transisi. Tujuannya cuma mendefinisi mata agar terlihat 3D. Make Over Trivia yang shade-nya Emperor Brown aku pilih sebagai go to eyeshadow. Aku pilih warna yang di tengah (coklat muda).
  9. Keriting bulu mata dengan eyelash curler. Kemudian, pake mascara. Cukup satu coat. Biar kondisi bulu mata ngga terlihat 'palsu' atau clumpy juga. Aku pake mascara dari Giordani. Ini produk dari Oriflame.
  10. Perona pipi. Pilih yang warnanya peach atau coral. Jadi, kesannya alami karena kena sun kissed. Coba deh pake Make Over Blush yang shade-nya Coral Crush. Alami banget kayak warna pipi yang merona. Ada shimmer-nya juga tapi dikit.
  11. Highlighter. Ini opsional juga. Fungsinya cuma menonjolkan bagian-bagian tertentu di wajah, kayak hidung, tulang pipi, tulang alis. Aku pake The Balm Mary-Lou Manizer. Ini ngga terlalu pigmented, jadi lebih alami aja dan bisa di-build up. Love it!
  12. Lipstick! Ini nihhh bagian terpenting dan selalu jadi barang primer bagi cewek-cewek untuk urusan makeup. Aku pake Bourjois shade Nude-Ist. Warnanya soft mauve dan ini kayak warna bibir alami. Cukup satu swipe udah bisa meng-cover seluruh bibir. Ngga perlu rapi-rapi amat juga, kan 'no makeup' makeup look. Ngahahahhh~
  13. Terakhir, semprot pake Evian. Sebenernya ini facial spray. Tapi ini bisa juga dipake sebagai setting spray. Fungsinya biar wajah tetap lembab dan mengunci makeup.
And, we're done!
Kayak gini nih hasilnya:

'no makeup' makeup look ala Elliza
Gimana? Nggak manglingi kan? Masih tetep terlihat seperti muka sendiri, cuma yang ini versinya jadi segeran, ngga kucel kayak bangun tidur. Hehe :D
Kalo berkenan nonton-nonton berbagai makeup look versi aku, bisa klik di sini yaaaaaa. Follow juga sekalian biar bisa tahu kejutan-kejutan yang datang dari aku. Hihihihi 💋


Stay gorgeous, stay fabulous!

Simple Skin Care Routine

Hello, netizen!
Orang yang demen pake makeup itu memang sebaiknya rajin-rajin juga melakukan skin care routine. Sepengalamanku yang masih awam banget di dunia per-skincare-an, ternyata tahap ini penting juga loh untuk menjaga kondisi kulit agar tetap sehat, terutama banget buat yang kerapkali ber-makeup. Nah, aku ini termasuk golongan wanita yang sering pake makeup walaupun cuma buat keperluan foto buat menuh-menuhin feeds Instagram. Tapi aku ini malesan dan jarang update info tentang skin care. Jadinya, aku cuma melakukan tahap skin care yang bener-bener simpel, ngga makan waktu banyak, nggak sampe sepuluh tahap ala skin care Korea, dan tentunya ngga ngabisin budget banyak.

Video mengenai skin care routine yang aku lakukan udah aku unggah di Youtube (full version). Kalo video singkatnya di Instagram tentunya.


Tahapan skin care routine yang aku lakukan ini termasuk singkat. Kayak gini nih:
  1. Hydrating toner. Toner yang aku pake ini dari Hada Labo. Awalnya pas aku pake ini nyaman, lembab, kulit jadi kenyal. Tapi setelah beberapa kali pemakaian, wajahku muncul beruntusan kecil-kecil. Jadi insecure dong yaaaa. Setelah muncul gejala-gejala itu, aku stop dulu pemakaian toner ini. Wajahku balik lagi dong, sehat lagi. Nah, beberapa bulan kemudian aku coba lagi lanjutin pemakaian toner ini. Eh, belum ada seminggu udah muncul lagi tuh beruntusan-beruntusan kecil di wajah aku. Akhirnya aku bener-bener stop pemakaian toner ini. Menurut pengalaman tante aku (dia pake toner Hada Labo ini), gejala beruntusan/jerawat/lainnya itu memang berlangsung selama satu tahun, abis itu wajah bener-bener bersih, sehat, bagus. Dan di tante aku cocok-cocok aja, wajahnya beneran bersih. FYI, tante aku usianya mulai menginjak 40-an loh. Hmm, sepertinya yang namanya skin care ini cocok-cocokan juga yaaaa buat setiap orang.
  2. Eye cream dari Viva Cosmetics. Krim mata buat nutrisi. Dipakenya di area bawah mata. Menurut aku, krim ini pengaruhnya kecil di area bawah mata aku karena aku punya keluhan dark circle dan kantung mata yang lumayan euyyy. Ya mungkin karena produknya ini produk murah, jadinya ngga ngasih pengaruh yang signifikan di area bawah mata aku. Hehe ^^,
  3. Pelembab. Di sini aku pake Nivea Makeup Starter. Wanginya aku suka, khas Nivea banget. Teksturnya lumayan pekat tapi tetap ringan kalau diaplikasikan di seluruh wajah. Bener-bener bikin wajah lembab.
  4. Sunscreen/sun block. Aku pake Emina dengan SPF 30. Ringan banget. Wanginya kayak wangi jeruk. Pas dipake juga ada efek dingin di wajah. Ngga bikin muka terasa berat. Harganya juga muraaaah. Sukaaaa banget! Beneran cocok buat pelajar ini sihh. :)
  5. Pelembab bibir. Aku pake dari Inez Cosmetics, brand lokal yang terkenal dengan pigmentasi eyeshadow yang ciamiikkkk banget! Lip nutrition biasa aku pake di pagi hari dan malam hari sebelum tidur untuk melembabkan bibir. Efeknya berasa, bibir selalu lembab dan sehat.
Sekian tahapan skin care routine yang aku lakukan belakangan ini. Nantikan yaaa updated skin care routine dari aku berikutnya. See you!

[REVIEW] Make Over Liquid Foundation

Hello~

Bagaimana kabarnya? Sehat sehaaaatt? Baik-baik saja? Semoga selalu bahagia yak!!
\(^_^)/
Kalo pergi jalan-jalan atau ke acara kondangan alias jagong manten, pasti kita pengennya wajah kita terlihat flawless dong yaaaa. Salah satu koentji agar wajah terlihat flawless, natural, glowing, lembab, silau, cemengkling yaitu dengan penggunaan MAKEUP, terutama bagian complexion atawa perwajahan/dasar makeup. Yay! Salah satu barang krusial yang dibutuhkan yaitu alas bedak. Alas bedak ini seringkali disebut foundation. Bahasa slang-nya sih fondie. Ku juga ngga tau itu kenapa disebutnya foundation yang mana bila diartikan dalam bahasa Indonesia menjadi 'pondasi'. Mungkin karena ini fungsinya sebagai pondasi riasan kelezzzzz yeiyyy?!

Kali ini aku mau review tentang alas bedak a.k.a foundation yang bernama Make Over Ultra Cover Liquid Foundation. Seperti ini penampakannya, para pembaca:
the foundation

Alas bedak ini ukurannya kecil kira-kira segenggaman tangan aku. (((yhe padahal tanganku kecil juga soalnya bentukanku kayak minion))) 😜

Volumenya 33 mililiter. Di wadahnya bertuliskan identitas Make Over yang sangat sophisticated dan eye catchy. Wadahnya dari kaca dan harus ekstra hati-hati, sayang. Salah-salah kalo jatoh, petjaaaaahhhhhhh. Huwaaaaaa!!!! :'(((((((( 😭😭😭😭😭

Aku suka bagian pump-nya nih yang berfungsi untuk mengeluarkan produk sekaligus sebagai tutup wadah. Kalo bentuknya pump kayak gini, bener-bener memudahkan kita untuk mengontrol sebanyak apa si produk ini mau digunakan di wajah kita, girls.
tutup

Anyway, abaikan si tutup yang belepotan bekas noda foundation ini yaaaaa. (((Tandanya ini sering dipake gitu lohhhhhhh, stay positive, guys!)))

Di situ ada lambang berbentuk lingkaran dan tanda minus. Jadi, ini fungsinya buat buka-tutup. Tinggal digeser aja sejauh (sekitar) 10 derajat ke arah kiri buat membuka dan ke arah kanan untuk menutup jalan keluarnya foundation ini. Terus, tinggal dipencet deh buat ngeluarin si produk. Mencetinnya juga bebas. Bisa sekali pump atau setengah pump atau seperempat pump kalo bisa dan mampu pake segitu dikitnya produk.
bagian bawah

Bagian pantat wadah foundation ini ada keterangannya, say. Yang aku punya ini shade-nya Amber Rose No. 04. Ini cocok buat yang kulitnya berwarna sawo matang seperti kebanyakan wanita Indonesia dengan kulit eksotisnya. Beneran cokelat sawo matang. Tapi fondie ini ada hint warna pink jadi ini lebih cocok lagi dipake sama orang yang memiliki pink undertone. Walaupun demikian, sejauh ini aku pakai, cocok-cocok aja sih. Klienku yang punya warm undertone pun pake alas bedak ini juga bagus-bagus aja.

Tekstur alas bedak ini cair banget, gampang di-blend, tidak berbau menyengat, dan ringan di wajah. Namun, meresapnya agak lama. Selain itu, hasil akhir setelah foundation ini diaplikasikan ke wajah adalah dewy finish padahal claim-nya matte. Menurut aku sih ini bener-bener dewy, glowing gitu. Kekurangannya lagi: this is oxydize! Kulit jadi menggelap setelah beberapa jam pemakaian. Tapi nggak geser kok, jadi makeup tetep stay di wajah. Harganya juga affordable sekitar 120K. Rentang shade-nya juga banyak, mulai dari yang terang sampai yang gelap.
the makeup look

Kurang lebih seperti itu hasil pemakaian foundation Make Over bertekstur liquid ini. Di situ aku ngga nge-set pake bedak, jadi hanya menggunakan foundation. Coverage-nya sheer to medium. Jadi ini ngga full coverage sehingga cocok banget dipake buat harian sekalipun karena formulanya ringan di kulit dan hasil akhirnya nggak medhok alias ora ndhempul banget.

Aku pake foundation ini tanpa primer atau base makeup dan ini bertahan 2 jam. Sementara, kalau pake makeup komplit mulai dari primer/base makeup, kemudian di-set dengan bedak tabur dan bedak padat, setelah itu disemprot dengan setting spray, ketahanannya bisa sampe 7 jam loooh!

Saranku, kalo beli alas bedak ini sebaiknya pilih yang shade-nya dua tingkat lebih terang dari warna kulit asli. Karena ini seriously bakalan oxydize paraaaaaahhhhhhhhhhh..... 😧

Ngga apa-apa di awal pake makeup jadi kelihatan kayak geisha karena muka jadi terlihat putih syekaleee, tapi setelah hitungan 1-2 jam kemudian efek kimiawi dari foundation ini mulai bekerja (oxydize), naaaahhh di muka kan jadi pas gitu sesuai dengan kulit wajah asli dehhhh. Begitu cara menyiasatinya.

By the way, ini brand lokal loooohhhhh. Make Over itu satu pabrik dengan Wardah dan Emina. Jadi mereka ini the sisters gitu dehhhh. Makin bangga deh dengan produk negeri sendiri. Ngga perlu jauh-jauh nyarinya, karena I'm sure counter Make Over ini mudah ditemukan di toko kosmetik.

Sekian review dari aku dan versi AKU mengenai foundation Make Over. Jangan lupa untuk singgah di postinganku yang lain juga, yah! 😏

Stalk me on Instagram for further and many more review products and also several kind of makeup looks @ellizaefina.
Thank you for reading, guys!
Have a nice day!

Viva Milk Cleanser & Face Tonic

Siapa yang ngga tahu produk legend satu ini?

Dari jaman kapan tau udah ada aja si Viva Cosmetics milk cleanser dan face tonic ini, guys.

Intinya produk ini merupakan produk pembersih wajah dari segala sisa makeup dan kotoran/debu dan toner atau penyegar sebagai sentuhan akhir cleansing step.
Viva Milk Cleanser & Face Tonic

Aku selalu repurchase produk ini sebagai produk pembersih andalanku. Selain harganya ekonomis (per botol kisaran 4k), produk ini bersahabat di wajah. Ngga menyisakan rasa perih. Nyaman. Mampu mengangkat semua kotoran dan sisa riasan di wajah. (Tapi tentu aja ini baru langkah pertama dalam proses cleansing, harus dilanjutkan dengan langkah cleansing seperti mencuci wajah dengan facial foam atau face wash)

Berhubung kulitku tipenya berminyak parah, aku pilih yang seri cucumber. Milk cleanser ini mengandung ekstrak cucumber dan face tonic-nya (atau di situ tertulis astringent) mengandung ekstrak cucumber dan pore tightening agent.


Berikut claim susu pembersihnya (milk cleanser):

Susu pembersih untuk merawat kulit berminyak, mengandung Ekstrak Cucumber yang membantu mengurangi minyak berlebih. Membersihkan wajah serta leher dari kotoran, minyak, dan sisa make-up dengan maksimal.

Cara Pakai: Oleskan pada wajah dan leher sambil lakukan massage ringan, kemudian bersihkan dengan kapas/tissue. Lakukan pembersihan dengan Viva Astringent Cucumber.

Lakukan dua langkah pembersihan secara teratur setiap hari untuk mendapatkan wajah yang terawat dan terasa lebih bersih dari minyak.

Ingredients: Aqua, Mineral oil, Stearic acid, Cetyl alcohol, Cetearyl alcohol, Ceteareth-20, Methylparaben, Acrymide/sodium acryloyldimethyltaurate copolymer, C13-14 isoparaffin, Laureth-7, Sodium hydroxide, Perfume, Propylparaben, Cucumis sativus extract, BHT, CI 10020.

Kemudian, claim dari penyegarnya (astringent/face tonic/toner) kayak gini nihhh:


Penyegar untuk merawat kulit berminyak, mengandung Ekstrak Cucumber dan Pore Tightening Agent untuk mengurangi minyak berlebih dan meringkas pori. Mengangkat sisa-sisa susu pembersih, menyegarkan wajah, serta mengembalikan keseimbangan pH kulit.

Cara Pakai: Basahi kapas dengan Viva Astringent Cucumber, usapkan merata pada wajah dan leher. Gunakan bersama dengan Viva Milk Cleanser Cucumber.

Lakukan dua langkah pembersihan secara teratur setiap hari untuk mendapatkan wajah yang terawat dan terasa lebih bersih dari minyak.

Ingredients: Aqua, Ethanol, Witch hazel (hamantelis virginiava) extract, Camphor, Cucumis sativus extract, Tartaric acid, CI 19140, CI 42090.
Milk Cleanser
Tekstur dari milk cleanser ini kayak lotion. Lembut, gampang diratakan di wajah, cepet banget ngebersihin sisa makeup.
Wanginya ngga terlalu menyengat, jadi ngga terlalu mengganggu gitu.
Astringent (pada kapas)

Setelah wajah dibersihkan dengan susu pembersih alias milk cleanser, langkah kedua yang dilakukan yaitu mengaplikasikan toner/face tonic/astringent. Ini bener-bener nyegerin wajah. Sisa-sisa milk cleanser juga bisa terangkat. Wajah rasanya langsung bersih gitu.

Expired date-nya emang masih lama, tahun 2019. Tapi aku jamin produk ini bakalan cepet abis karena dipake tiap hari dan dalam jumlah yang banyak (kan ngga kayak pake primer/base makeup yang secuil-secuil gitu wwkwkwkkkk).

Sampe di sini dulu ulasan mengenai beauty product. Kalo pengen ngeliat makeup gallery-ku, stalk me please di akun Instagram aku @ellizaefina. Jangan lupa follow, yaaaaa. Thank you so much. <3

Ultima II Wonderwear Foundation - Shade Neutral

Hallo, cantik~

Selamat datang di blog Elliza Efina.

Kali ini aku mo sharing tentang alas bedak a.k.a. foundation favoritku yaitu Ultima II Wonderwear. Foundation ini merupakan liquid foundation, jadi ringan dan nyaman digunakan serta gampang diaplikasikannya.
Berikut claim-nya:
  • Formula tahan lama yang dipatenkan
  • Tidak luntur karena aktivitas regular sehari-hari
  • Tidak akan menempel dan mengotori kerah baju atau si dia
  • Memberikan hasil yang natural
  • Tidak mengandung minyak*
  • Bebas wewangian
  • Tidak menimbulkan komedo
*Tidak menggunakan minyak dari binatang, tumbuhan, atau mineral
Nah, di box-nya juga tertulis cara penggunaan foundation ini:
Cara penggunaan: Langsung diaplikasikan dan diratakan per bagian wajah. Jangan dibagi. Gunakan merata pada seluruh wajah.
Ultima II

Packaging-nya kokoh, terbuat dari kaca, tutupnya berwarna silver mengkilat, dan ada pump. Ini nih yang aku suka. Jadi, pas dituangin ke palet atau ke punggung tangan itu bisa dikira-kira (secukupnya) dan ngga berantakan aja. Teksturnya cair banget untuk ukuran alas bedak, gampang banget diaplikasikan ke wajah (nge-blend-nya gampangggg banget). Mo pake jari, sponge, maupun brush sama-sama nyaman. Ngesetnya juga cepet, jadi kudu buruan yang nge-blend. Hasil akhir di wajah semi-matte kalo menurut aku. Foundation ini cocok banget buat yang punya oily skin. Formulanya ringan but it has medium to full coverage. Ukuran per botol foundation ini yaitu 30 ml, standar lah ya kayak ukuran alas bedak lainnya.

Aku beli yang shade-nya Neutral. Termasuk warna netral dan cenderung pink undertone. Harga kisaran 170k. Foundation ini tergolong drugstore product dan gampang ditemukan di toko-toko.

Masa berlaku pakai foundation ini tiga tahun dan udah tertulis expired date-nya. Kalo dipake tiap hari, bakalan cepet abis kok. (((((Kalo tiap hari)))))

Kandungan yang ada pada foundation ini antara lain:

Ingredients: Water, Cyclopentasiloxane, Cyclomethicone, Trimethylsiloxysilicate, Butylene glycol, PEG/PPG/-18/18 Dimethicone, Boron nitride, SD alcohol 40-8, C9-11 isoparaffin, Glyceryl rosinate, Nylon12, Tribehenin, Isododecane, Polysobutene, Sodium chloride, Dimethicone, Copolyol, Methylparaben, Tocopheryl acetate, Cyclohexasiloxane, Retinyl palmitate, Propylparaben, Silk powder, Sorbitan sesquioleate, Bisabolol, Lecithin, Tetrasodium edta, May contain: Titanium dioxide (CI 77891), Mica, Iron dioxides (CI 77491, CI 77492, CI 77499).
Daya tahan foundation ini kalo tanpa primer cuma sekitar 2 jam, sedangkan kalo dengan primer kemudian juga diset pake bedak, ketahanannya bisa lumayan lama hingga 8 jam tanpa bergeser. Kalo sedikit muncul minyak pun biasanya di T-zone, dan itu bisa diakali dengan diblot dengan oil paper atau touch-up.
makeup look

Itu contoh makeup look dengan menggunakan Ultima II Wonderwear foundation. For another makeup looks, makeup tutorial, even hijab tutorial please stalk my Instagram account @ellizaefina.

Sampe di sini ulasan mengenai foundation, guys. Sampai jumpa di postinganku yang lain. See you!

Viva Hand & Body Lotion

Halooooooo~

Selamat datang di blog Elliza Efina. Kali ini aku mo mengulas salah satu produk keluaran Viva Cosmetics. Viva adalah brand lokal yang kualitasnya ngga diragukan lagi di seantero negeri. Menggunakan tagline "sesuai untuk kulit tropis", pemasaran Viva cukup meledak, apalagi tentang produk fenomenalnya: pensil alis.

Nah, kali ini aku mo mengulas hal yang anti-mainstream yaitu mengulas tentang body lotion Viva.
Hand & Body Lotion by Viva Cosmetics
Lotion ini hadir dengan lima varian: lotion, lotion bengkoang, lotion green tea, lotion sexy, and lotion mangir. Favoritku yaitu lotion sexy karena wanginya hmmmmmm kayak wangi parfum mahal wkwkwkkk~

Harganya murah lohhh kisaran 3800an. Trust me. Di bawah 5k per botol. Packaging sih emang sederhana dan kecil dengan ukuran 100 ml.
tekstur
Tekstur lotion ini ringan dan lembut banget, cepat meresap ke kulit, wangi, dan nggak lengket. Ngga terlalu creamy. Melembabkan kulit. Aku sukanya pake kalo abis mandi gitu. Kulit badan rasanya jadi lembut dan wangi bangeeeeet. Barangkali untuk temen-temen yang gasuka dengan wewangian pada produk lotion jadi sedikit terganggu karena wewangian dari lotion Viva ini emang menyengat banget. Tapi kalo yang ngga masalah sih, fine aja lah ya. ;-)

Produk ini gampang didapetin di mana-mana, bahkan masuk ke desa terpencil sekalipun, pasti produk ini tersedia, wkwkwk~

Udah terkenal banget soalnya ye kaaaaannnn~
Sekian dulu review produk kali ini. See you on my next post, guys!
Jangan lupa untuk stalking akun Instagram aku di @ellizaefina karena ada banyaaaaaak post tentang makeup look.

Stay gorgeous, stay fabulous.

Inez Lip Nutrition

Haloooooo~

Jumpa kembali di blog Elliza Efina.

Kali ini aku mo sharing tentang beauty product yaitu lip nutrition dari Inez Cosmetics. Inez ini brand makeup lokal yang udah terkenal banget dan teruji kualitasnya. Nah, sekarang aku mau mengulas tentang lip nutrition-nya.
Inez Lip Nutrition

Dulu aku pernah dikirimin beberapa produk dari Inez karena aku jadi salah satu pemenang di challenge yang diadakan oleh Inez. Produk yang sampai di aku ini ada rangkaian makeup dan skin care. Langsung aja yuuuk ke ulasan lip nutrition-nya. :-)
dikit aja ambilnya

Lip nutrition ini berfungsi sebagai pelembab bibir.
Aku biasanya pake ini sebelum tidur, jadi pas besoknya bangun, bibir jadi sehat, lembab, dan kenyal. Bisa juga dipake sebelum menggunakan lipstik biar bibirnya terlindung dan ngga kering.
Ambil aja sejumput kayak di gambar, manfaatnya bisa langsung dirasakan kok.
Tekstur produk ini kayak gel tapi lumayan pekat.
Wadahnya juga dalam bentuk tube, kayak salep gitu. Enak dipakenya.

Menurutku ini awet banget, bisa bertahan berbulan-bulan karena aku pakenya juga jarang. Tapi tetap terpampang nyata kok expired date-nya kapan. Jadi, tenang aja. ;-)

Sekian dulu ulasan dariku. Sampai jumpa di ulasan-ulasan selanjutnya. \(^_^)/

Jangan lupa untuk stalking akun Instagramku @ellizaefina yaaaaa untuk berbagai koleksi makeup look.

Stay gorgeous, stay fabulous.

[REVIEW] Mineral Botanica Soft Matte Lip Cream

Halooooooo~


Kali ini aku mau kasih review tentang salah satu lip product yaitu lipcream lokal dari Mineral Botanica. Yep, kalo dilihat dari namanya sih emang ngga ketahuan kalo ini produk lokal, ada kesan kebarat-baratannya. *ah ini sih perasaan lu doang keleus, ell*
Mineral Botanica Lip Cream

Lipcream ini teksturnya lembut banget, tetep moist, ngga cracking. Meskipun judulnya soft MATTE lipcream, gincu ini nggak memberikan hasil yang dead matte. Ada sedikit shiny-nya. Dan keringnya butuh waktu lama menurutku.
Wanginya aku suka, kayak bebauan permen karet gitu. Tapi bagi yang ngga begitu suka dengan bebauan pada gincu, mungkin ini akan sedikit mengganggu soalnya ini lumayan menyengat.
Untuk keawetan, so so aja. Tetep hilang kalo dipake buat makan secara barbar. Tapi biasanya tetep masih membekas untuk pinggir-pinggiran bibir sih. Hilangnya cuma bagian tengah, dan itu pun ngilangnya fading, bukan cracking. Kalopun ngilang, ya gampang aja, tinggal touch-up yeee kaaaannnn.

Aku punya yang shade-nya Crimson Heart No. 001. Warnanya merah darah. My favorite color! Warnanya langsung keluar, coverage-nya bagus, sekali oles langsung nutup.
Aku nggak tahu apakah lipcream ini konsisten untuk shade yang lain mengenai tekstur, kelembaban, maupun pigmentasinya. Yang jelas kalo yang No. 001 ini bagus! Kayak gini nihhh penampakannya:
red lips~

Red lipstick will never go wrong, ladies.

Lipstik warna merah selalu cocok dipake untuk makeup look apapun (according to me). Mau look-nya natural, nude, smokey tetep cocok-cocok aja.
Yhaaa kan soal pergincuan ini selera ya, sist. Jadi selera masing-masing aja. Dan, kepercayaan diri aja!

Anyway, botol lipcream-nya di bagian ujung berwarna transparan, jadi kita bisa lihat isi dari lipcream ini. Sementara, ujung yang lain merupakan tutup dari botol itu yang langsung mengarah pada aplikatornya. Aplikatornya tipis dan kecil, jadi memudahkan kita untuk membentuk dan mengisi bibir.

Harga lipcream ini termasuk murah, sist. 62k. Varian warnanya juga banyak. Sekarang juga udah gampang dijumpai di toko-toko kalo ngga mau belanja secara online. Kualitas bagus dan produk lokal pula. Makin tjinta ajaaaa dong sama negeri sendiri~

Sampe di sini dulu review dariku tentang makeup. Jangan sungkan untuk singgah di postinganku yang lain, yak. :)

You could stalk me on my Instagram account @ellizaefina for another makeup looks.

See you on my next post!

Baca Juga:
Mineral Botanica Aloe Grape Bursts Series 
Mineral Botanica Original Loose Foundation