Purbasari Hi-Matte Lip Cream Hydra Series


Aku rasa hampir semua wanita di dunia ini menjadi kolektor lipstick berbagai warna. Mulai dari warna yang nude pucat sampai yang bold garang. Bahkan nggak jarang setiap ada suatu brand yang merilis produk lipstick terbaru, para wanita ini selalu menjadi yang terdepan untuk memilikinya. Brand lokal juga nggak kalah seru, nih! Ada Purbasari Cosmetics yang merilis enam warna terbaru produk lip cream yang dirangkum dalam Hydra Series. Aku sendiri cukup terkedjoed dengan warna-warna terbaru yang bermunculan. Lebih terlihat eye-catchy dan bolder.
Purbasari Hi-Matte Lip Cream
Produk lip cream ini merupakan kelanjutan dari series sebelumnya yang lebih banyak mengeluarkan warna nude. Aku udah bikin review lengkapnya di postingan sebelumnya.


Series terbaru ini terdiri atas enam warna: empat warna bold dan dua warna nude. Dengan berat bersih 6,5 gram, lip cream ini sudah dilengkapi dengan Vitamin E dan UV Filter yang melindungi bibir agar terjaga kelembabannya dan terlindungi dari paparan sinar matahari.
Warna lip cream ketika di-swatch ke bibir dan tangan tentu ada sedikit perbedaan. Terlebih kalau kita sedang memakai full makeup. Bakalan beda banget wkwk. Karena kalau sama, itu artinya kembar. *oke garing skip aja deh*
Enam shades lip cream Purbasari ini antara lain:
  • 06 Dahlia
  • 07 Viola
  • 08 Lunaria
  • 09 Ixia
  • 10 Ayanna
  • 11 Magnolia
Keenam warna ini aku SUKA SEMUA dan aku tidak bisa memfavoritkan salah satunya. Huhuuu, gimana dooong? 😓
Aku juga bikin review-nya di Youtube Channel-ku, loh. Bisa juga mampir di sana dan tonton sampai habis. Jangan lupa subscribe, yaaaaaa~
Berikut pendapatku mengenai lipcream ini 👇

Shades-nya Banyak
Enam warna termasuk banyak laaaah untuk ukuran lip cream. Apalagi sebelumnya udah tersedia enam warna juga. So, kita nggak perlu bingung untuk memilih warna lip cream yang sesuai dengan kepribadian kita.
  1. Dahlia (06) memiliki warna merah cerah dengan cool undertone. Inilah warna merah favoritku! Dia memberi kesan bold, tegas, dan mewah at the same time.
  2. Viola (07) lebih ke arah pinkish burgundy. Warna shocking pink yang dipadu dengan hint warna ungu terang menghasilkan warna yang cheerful seperti ini. Cool undertone.
  3. 08 Lunaria adalah warna nude dengan hint pink. Kalau diaplikasikan berkali-kali, warnanya akan sedikit prominent. Warna cool undertone gini tuh bikin efek gigi lebih cemerlang.
  4. 09 Ixia yaitu warna terfavorit beauty vlogger/blogger terkemuka asal Malang, Jawa Timur yang menjadi pengisi acara di Purbasari Influencer Academy (PIA) 2018 Jogja, yaitu Inivindy. Warna nude yang memiliki hint kecoklatan ini merupakan definisi my lips but better. Warm undertone.
  5. Ayanna (10) adalah warna bold selanjutnya. Merah bata dengan campuran warna cokelat muda. Warm undertone.
  6. The last but not least, 11 Magnolia. Ini shade tergelap dalam rangkaian series lip cream ini. Warnanya cokelat dengan hint merah gelap dan cool undertone. Makin bikin gigi terlihat lebih cemerlang.
Enam shades Purbasari Hi-Matte Lip Cream

Coverage Mantul – Mantap Betul!
Urusan coverage, jangan remehkan Purbasari! Sekali swipe, warnanya langsung keluar nyata dan mampu menutupi warna bibir asli. So, let’s say it’s full coverage lip cream. 💋

Tetap Lembab di Bibir
Meskipun hasil akhirnya matte, produk ini enteng di bibir. Nggak nggedibel gitu. Di-build up berkali-kali pun nggak memberi kesan ‘tebal’ di bibir. Dipake dalam waktu lama, di bibir rasanya tetap lembab, nggak kering. Kalo ada senam bibir, ibarat kata bibir ini tetap lentur gitu. Formulanya agak berbeda dengan lip cream sebelumnya. Series terbaru ini jauh lebih lembab di bibir. 💋

Tekstur Sangat Creamy
Teksturnya creamy banget dan padat. Namun, mudah banget diaplikasikan ke seluruh bibir. Nge-blend-nya gampang. Nggak menggumpal. Nge-set-nya nggak butuh waktu lama. Jadi, begitu diaplikasikan, lip cream ini bisa langsung stay di bibir. Tapi, nggak meninggalkan rasa kaku.
Swatches lip cream Purbasari di telapak tangan
Aplikator Runcing
Aplikatornya cukup panjang tapi tetap manusiawi lah kalau digunakan untuk mengaplikasikan produk ke bibir. Bagian ujungnya pipih dan runcing. Memudahkan juga untuk membentuk tepian bibir dan mengulaskan produknya ke seluruh permukaan bibir.

Aroma Cukup Kuat Seperti Permen Blaster
Bagi sebagian orang, aroma lip cream sangat berpengaruh terhadap penilaian keseluruhan kualitas produk. Aku punya kawan yang sangat sensitif terhadap bebauan yang ada dalam produk lipstick atau lip cream. Si doi bisa berasa mau muntah setiap mencium aroma yang lumayan strong. Nah, untuk Purbasari Cosmetics ini, aromanya cukup kuat, seperti wangi permen Blaster itu. *yah, jadi nyebut merek, deh* 🙈
Aromanya manis dan wangi. I don’t mind at all terhadap fragrance dalam lip cream. As long as I’m comfortable with it, it’s okay. Hanya saja, untuk sebagian orang mungkin ini akan dianggap sangat disturbing sehingga membuat tidak nyaman.

Ketahanan (Staying Power) Bisa Dibilang Awet
Semua lip products itu relatif. Tergantung gimana kita menyiasatinya. Kalau dipake makan secara bar-bar, sudah bisa dipastikan produk ini akan menghilang (biasanya di bagian tengah bibir). Kalau makannya masih taraf halus ala Puteri Solo disertai dengan tata cara table manner yang baik, dijamin lah, lip cream kita bakalan awet seawet-awetnya. 💋
Yang aku suka, produk ini tuh kalo hilang, sifatnya fading, bukan cracking. Hilangnya juga bagian tengah aja, bagian dalam. Bagian tepiannya, masih terpampang nyata.
Swatches di bibir langsung lengkap dengan keseluruhan makeup look
Harganya Ngajarin Ngirit
Dibandrol sekitar 40K per lip cream, tentu produk ini tergolong sangat murah. Apalagi didukung dengan kualitas sebagus itu, makin bikin banyak orang menjadikannya produk terfavorit, dong! Kita nggak perlu susah-susah dan jauh-jauh untuk mendapatkan lip cream yang berkualitas dan murah, karena Purbasari pastinya mudah banget dicari di mana-mana. Counter-nya udah kesebar di seluruh penjuru negeri. Di toko-toko terdekat pun biasanya ada, loh.

Komposisi
Ingredients: Isododecane, Pentaerythrityl Tetraisostearate, Ricinus Communis Seed Oil, Cyclopentasiloxane, Talc, Silica Dimethylsilylate, Silica, Glyceryl Behenate, Beeswax, Octyl Methoxycinnamate, Tribehenin, Disteardimonium Hectorite, Caprylic/Capric Triglyceride, Tocopheryl Acetate, Propylene Carbonate, Methicone, Aroma, Propylparaben, Hydrogen Dimethicone, BHT.
May contain: Cl 77891, Cl 15850:1, Cl 77492, Cl 77491, Cl 45410:2, Cl 19140:1, Cl 15850:2, Cl 77499.

Segini dulu ulasanku mengenai produk terbaru dari Purbasari Cosmetics, yaitu Hi-Matte Lip Cream Hydra Series. Jadi, mana warna favoritmu?

Purbasari Oil Control Matte Powder Hydra Series


Beberapa pekan terakhir aku kerapkali ber-makeup minimalis, salah satunya di bagian complexion aku hanya mengulaskan bedak, tanpa foundation. Kalau bepergian pun, aku sering hanya mengulaskan bedak, mengaplikasikan lipstick, dan membentuk alis. Sudah. Waktunya jadi lebih hemat dan efektif. Tinggal tap-tap beberapa produk skincare, terus ulaskan bedak, bikin alis, dan terakhir gincu, and then done. Siap capcussssss!
Bedak Purbasari - Oil Control Matte
Produk bedak yang aku pakai pun berupa compact powder. Brand lokal satu ini tentu sudah banyak dikenal di seantero negeri. Gampang dicari di mana-mana juga. Dia adalah Purbasari Cosmetics. Meskipun kesannya si doi adalah brand yang udah sepuh (oops, sorry, Purbasari 😗), brand ini tetap berinovasi untuk mengembangkan berbagai produknya mengikuti kemajuan zaman. Salah satunya yaitu dengan mengeluarkan berbagai produk di bawah naungan Hydra Series. Yang paling termasyur dan fenomenal tentu saja produknya yang berupa lip cream.


Nah, kali ini aku akan mengulas salah satu produknya yang berupa compact powder alias bedak, senjata utama segala umat. Nggak kalah fenomenal dengan lip cream-nya, kok. Jangan lupa sediakan cemilan (popcorn, kacang rebus, chiki-chiki, kentang goreng, ayam geprek, pecel lele, bata, beling) sembari membacanya sampai tuntas, yak! Karena, as always, tulisannya bakalan panjang. However, semoga kamu tetep enjoy ya bacanya.
Packaging
Produk ini hadir dengan wadah yang mungil dan praktis banget. Gampang dibawa ke mana-mana, nggak makan tempat. Berat bersihnya 12 gram. Warna packaging dan dusnya hitam dan matte sehingga kelihatan elegan. Dus di bagian belakang memang berlubang yang memudahkan kita untuk melihat produk beserta keterangan yang tertempel di bagian dasar produk. Di bagian dusnya sendiri juga tersedia keterangan berupa komposisi, tempat produksi, dan lain-lain (dengan tulisan yang cukup kecil – menyesuaikan wadah). Tenang, masih bisa terbaca dengan baik, kok.
💕
As I said, bedak ini ukurannya kecil dengan bentuk bulat. Sudah tersedia cermin dan spons di dalamnya. Tapi, sponsnya diletakkan langsung di atas bedaknya, tidak ada separator. But, it’s okay, I don’t mind that. Cerminnya pas. Muka aku masih bisa kelihatan kalau pas becermin, wkwkwkk. 😂 Tapi, sponsnya agak kasar. But, it's okay, masih bisa dipake juga. Yang aku suka, bedak ini praktis banget dibawa-bawa. Dimasukkan ke dalam tas, pouch, bahkan di saku celana juga bisa, loh! Sangat memudahkan untuk touch-up setiap saat.

Shade
Aku punya shade Natural. Warnanya tetap bisa nyambung dan masuk-masuk aja di kulitku yang sawo matang dengan warm undertone. Meskipun shade ini undertone-nya lebih ke netral atau pinkish, di aku masih bisa tetep masuk warnanya. Nggak bikin efek kulit jadi ashy, kok.

Purbasari Oil Matte Control Powder
Coverage
Tingkat coverage bedak ini medium. Barangkali kalau di-build up, bisa jadi full coverage. Tapi, aku belum pernah mencobanya. Jadi, aku nggak bisa kasih kesaksian deh di sini.
Medium coverage saja sudah cukup bagiku. Karena aku lebih suka yang sedang-sedang saja. Dia tidak menutupi flaws di wajah, tapi bisa sedikit menyamarkan. It’s better lah. Barangkali, kalau menggunakan makeup lengkap (concealer, foundation, etc), bedak ini bisa mendapat predikat full coverage. Tapi, lagi-lagi aku belum pernah mencobanya sehingga aku tidak bisa memberikan kesaksian (lagi) di sini. Bukan apa. Aku hanya terlalu nyaman menggunakan bedak ini secara tunggal, tanpa menggunakan foundation. Karena bedak ini memang seringan dan senyaman itu. Aku sudah nyaman bersamamu seperti ini, Purbasari. *pereuusssss* 😹

Tekstur
Bedak ini halus banget.Gampang dibaurkan sekalipun dengan menggunakan aplikator berupa spons, either itu spons bawaan dari Purbasari atau beauty sponge lainnya. Paling mudah kalau dibaurkan dengan menggunakan powder brush. Wajah jadi terlihat lebih halus. Tapi, pori-pori tetap nggak tertutup. Anyway, ini karena aku hanya menggunakan produk ini secara tunggal, ya. Kalau aku menggunakan makeup lengkap (primer, foundation, contour cream, etc) tentu saja tekstur wajah jadi bisa terlihat lebih halus dan rata setelah bedak ini diaplikasikan. Anyway, bedak ini baunya cukup strong. Tapi, masih dalam taraf wajar. Layaknya bedak pada umumnya. Kalau aku sih biasa-biasa aja dengan aroma bedak seperti ini.
Tekstur Purbasari Oil Matte Control Powder
Performa
Klaim:
“Menghasilkan tampilan akhir matte sekaligus membantu melembabkan dan mengandung tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar UV. Hydra Series Matte Powder dapat menyempurnakan hasil make up agar lebih tahan lama sekaligus membantu mencerahkan wajah.”

Somehow, aku setuju 100% dengan klaim tersebut. Produk ini memberikan natural matte finish di wajah. Sebagai pemilik kulit normal to oily, aku jujur lebih suka tampilan akhir matte dibanding satin, apalagi dewy. Dewy finish is a big no for me. Kulit wajahku cenderung mudah berminyak di area T dan sekitar pipi. *yahhhh, itu sih hampir seluruh wajah, neng 😔*
That’s why hasil akhir matte selalu membuatku tergila-gila. Bedak ini mampu memberikan tampilan matte. Tapi, bukan dead matte. Ya kesannya matte yang natural gitu.

Wajah juga nggak terasa kaku dan nggak berat sama sekali. Jadi, tetep terasa lembab. Bedak ini juga udah mengandung tabir surya. Walaupun demikian, aku tetap selalu mengaplikasikan sunscreen sebelum menggunakan bedak ini untuk perlindungan menyeluruh.
Di packaging tertulis bahwa bedak ini mengandung Whitening + UV Filter + Natural Mosturizer + Oil Control. Bagian UV Filter dan Natural Moisturizer aku udah paparkan di atas. Untuk Whitening, well, bedak ini bisa juga mencerahkan wajah. Tapi bukan yang bikin kelihatan jauh lebih putih gitu. Tetep cerahnya alami. Sesuai dengan klaim yang sudah disebut: membantu mencerahkan wajah. Bagaimana dengan Oil Control? Lanjuuutttt simak di bawah ini, guys!

Ketahanan (Staying Power)
Bedak ini terbukti ampuh buat nahan minyak! I guarantee it! Meskipun aku hanya menggunakan produk ini secara tunggal, si doi tetep bisa membuktikan diri sesuai dengan klaim: menyempurnakan hasil make up agar lebih tahan lama.
Bedak ini aku gunakan secara tunggal dan bisa bertahan selama 4 jam. Lebih dari itu, tampilan glowing secara alamiah mulai kelihatan. Yeah, ini karena tipe kulitku emang dasarnya berminyak. Tapi, untuk performa selama 4 jam DENGAN PENGGUNAAN TUNGGAL, bedak ini kualitasnya tergolong amat bagus. Jarang loh ada bedak yang sekuat ini menahan produksi minyak di wajah. Standing applause buat Purbasari!
Riasan yang simpel dengan hanya menggunakan bedak Purbasari di bagian complexion
Di foto itu, aku kondangan dengan makeup yang simpel dan tanpa menggunakan foundation. Aku memberanikan diri dengan hanya menggunakan bedak (untuk bagian complexion). Wagelaseeeeeeehhhhhh~
Kondangan jam 12, kelar jam 3. Muka masih terkontrol banget. Nggak luntur! Bedak masih nempel sempurna. Hanya saja tampilan wajahku sedikit glowing alamiah. Siang bolong panas cetar dan humid banget kan yaaaa, alhasil produksi minyak wajah juga turut meningkat. Tapi, bedak ini mampu menahannya dengan baik. Speechless juga, sih. Kesannya kayak lebay gini. Tapi, yaaaa, gimana, yaaaa? Emang begini yang kurasakan, Ferguso!
Poin plus lagi, bedak ini nggak oxydize. Dia tetap pada warna aslinya seperti ketika pertama kali diaplikasikan. Gimana nggak makin cinta, sih???!!!! 💖💖💖💖💖

Komposisi
Ingredients: Talc, Zinc Oxide, Silica, Diisostearyl Malate, Zinc Myristate, Paraffinum Liquidum, Octyl Methoxycinnamate, Hydrogenated Polyisobutene, Dimethicone, Hydrogen Dimethicone, Metylparaben, Propylparaben, Parfum, Carthamus Tinctorius (Safflower) Seed Oil.
May Contain: Cl 77891, Cl 77492, Cl 77491, Cl 77499

Aku tertarik dengan adanya kandungan minyak safflower di sini. Safflower atau bisa disebut kesumba, merupakan jenis tanaman yang berkhasiat untuk menghaluskan kulit. Pantas saja kulit juga terasa lebih halus setelah bedak ini diaplikasikan di wajah.

Harga
Rp20.000,00. Masih mau protes apa, nih? 💰

+++++ PROS +++++
  1. Sanggup menahan minyak
  2. Tekstur halus
  3. Harga terjangkau
  4. Mudah dicari di mana-mana
  5. Praktis dibawa-bawa
  6. Brand lokal
----- CONS -----
  1. Isinya sedikit, bakalan cepet abis (kalau aku yang pake)
  2. Nggak ada separator antara bedak dengan spons
Segitu dulu ulasan dariku mengenai Purbasari Cosmetics – Oil Control Matte Powder. Gimana pendapatmu? Comment di bawah, ya!


Thank you so much for visiting, guys!

Investasi untuk Pemula bersama BukaReksa - Aman, Mudah, dan Terjangkau


Literasi finansial sudah seharusnya digalakkan saat ini, mengingat kemajuan zaman dan pergerakan roda perekonomian terus berkembang dan progresif. Mau tidak mau, kita harus dapat berjalan beriringan mengikuti irama globalisasi. Membicarakan bab keuangan dan penghasilan sejatinya bukan hal yang tabu lagi. However, apparently literasi finansial ini belum sepenuhnya dipahami oleh semua kalangan. Ada beberapa orang yang masih merasa ragu dan malu to be open-minded about this financial thingy. Merasa asing sehingga tidak butuh untuk mengetahui dan menindaklanjutinya menjadi akar dari keengganan bergerak. *well, okay, bahasanya sudah mbulet*
Seminar Reksadana
Beberapa waktu yang lalu, PT BNP Paribas Investment Partners dan Bukalapak menyelenggarakan Seminar Reksadana – Produk Investasi Aman, Mudah, dan Terjangkau di Hotel Alila Solo. Acaranya dibuka untuk umum (siapa pun bisa join) dan gratis. Tentunya ini sangat valuable dan dapat membuka mata masyarakat mengenai pentingnya berinvestasi di masa kini. Bagi netizen yang masih having zero knowledge about those things seperti aku, acara ini of course menambah wawasan dan menyadarkanku untuk keeping an eye perihal investasi. Selama ini, banyak orang yang menganggap investasi itu hanya dilakukan oleh kalangan tertentu (orang berduit a.k.a. konglomerat) atau orang-orang yang sudah lanjut usia demi menghadapi masa tua (udah pensiun, udah nggak kerja). But, salah besar! Investasi itu justru harus dilakukan sejak dini.
💲
Ada dua pembicara yang dihadirkan di Seminar kali ini, yaitu Vivian Secakusuma (Manajer Investasi BNP Paribas) dan Hafizh Asri (Investment Solutions Manager Bukalapak) dan dimoderatori oleh Solihin (Kepala Pengembangan Kebijakan Investasi). Kedua pembicara sama-sama memperkenalkan profil dari masing-masing perusahaan dan memberikan insight tentang reksadana.
💰

Mengenai BNP Paribas dan BukaReksa
PT BNP Paribas sendiri merupakan salah satu manajer investasi terbesar di Indonesia yang telah berdiri sejak 1992. Berbagai penghargaan pun sudah disabet oleh BNP Paribas selama tahun 2018 ini, antara lain Asset Management Company of the Year 2018, Islamic Asset Manager of the Year 2018, dan Best Islamic Product 2018. Kredibilitasnya sudah tidak bisa diragukan lagi, indeed. Di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terdapat 90 manager investasi, salah satunya adalah BNP Paribas.
Then, Bukalapak kini juga bukan sekadar e-commerce biasa. Bukalapak merupakan e-commerce pertama di Indonesia yang menjadi perpanjangan tangan para investor untuk berinvestasi melalui BukaReksa. Proses yang mudah dan sederhana menjadi jargon utama BukaReksa. Dalam waktu kurang dari 5 jam, terhitung dari proses awal registrasi, kita sudah bisa melakukan transaksi dimulai dari dana minimum sebesar Rp10.000,00!
Bayangin, dong. 10K biasanya buat beli gelato satu scoop, ini malah bisa buat investasi reksadana. Wagelaseh! Plus, BukaReksa ini diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nggak perlu khawatir lagi kalau kita berinvestasi di BukaReksa. Dijamin aman dan duitnya tetap jadi milikmu. Don’t have any anxiety issues, please.
Dalam pemaparan Vivian dan Hafizh, keduanya sama-sama menyebutkan tentang perbandingan reksadana vs tabungan, serta penjelasan lebih lanjut mengenai ‘high risk, high return’ alias ‘high gain, high risk’. Yeaaaahhh. Sudah hukum alam sih sebenernya bahwa makin tinggi yang dihasilkan, makin tinggi pula risikonya. Kalau mau enaknya sendiri semacam pengen dapet duit banyak dengan risiko yang minim, itu hanya mimpi, Ferguso.
💱
Reksadana sendiri banyak keuntungannya ketimbang menyimpan duit secara konvensional dengan cara menabung di bank. Nilai tabungan cenderung turun karena tergerus oleh inflasi dan biaya administrasi bank.
Yah, actually dari perbandingan di atas terlihat sisi plus dan minus-nya (((Karena di dunia ini tidak ada yang sempurna))). Secara risiko, jelas investasi (reksadana) berisiko tinggi. Tapi, untuk jangka panjang investasi (reksadana) lebih menjanjikan karena nilai bisa bertambah.
👜
Lalu, kenapa harus memilih BukaReksa?
Nice question! Ada beberapa pertimbangan why we should take part of it. Berdasarkan pemaparan Hafizh, ada lima alasan kita harus memilih BukaReksa sebagai jalan untuk berinvestasi.
  1. Imbal hasil yang menarik dan likuid.
  2. Investasi yang ekonomis.
  3. Minim risiko.
  4. Tidak ada biaya transaksi.
  5. Kemudahan bertransaksi.
Ada satu kalimat yang langsung mengguncangkan isi kepalaku:
“Masa depan harus dipersiapkan sejak dini, salah satunya melalui investasi.”

Sebagai generasi millennials yang hidup di era post-modernism, investasi bukanlah hal tabu. Investasi sudah semestinya diterapkan sejak dini. Literasi finansial sudah harus dimapankan sejak dini. Keseimbangan hidup dengan perekonomian yang stabil adalah kunci kesejahteraan. *omong opo to, ell? -_-*
Eh, tapi iya, loh. Kalau kita minim pengetahuan tentang keuangan, zero insight tentang finansial, buta informasi tentang perekonomian, bagaimana kita bisa mengatur cara yang tepat dalam mengelola keuangan?
Padahal banyak sekali tujuan/target/kebutuhan yang tentunya harus kita penuhi di masa yang akan datang. Hidup jangan sesembrono itu, Rosalinda. That’s why kita perlu tahu pentingnya berinvestasi.
💰💰💰💰💰

Tips Investasi dari BNP Paribas
Vivian memaparkan beberapa tips dalam berinvestasi. Ada lima hal, sebagai berikut:
  1. Tentukan tujuan dan jangka waktu investasi.
  2. Tentukan profil risiko.
  3. Pahami produk investasi yang dipilih.
  4. Pastikan produk investasi yang dibeli aman dan diawasi oleh OJK.
  5. Monitor kerja investasi.
Poin nomor 4 sangat jelas dan BukaReksa sangat recommended untuk dipilih sebagai jalan untuk berinvestasi karena aman dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bersama dengan #BloggerSolo
Sudah lebih dari 150.000 investor bergabung bersama BukaReksa. Kamu kapan?