Cara Perpanjang SIM di Polres Klaten

Memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah kebutuhan penting bagi kita, apalagi bagi pengendara kendaraan bermotor yang aktif berkendara setiap harinya. Memperpanjang masa aktif SIM tentu hal yang wajib dilakukan setiap lima tahun sekali. Nah, kebetulan tahun 2019 ini adalah saat yang tepat bagi saya untuk memperpanjang SIM C.

Ternyata mengurus perpanjangan SIM secara langsung di kantor Polres bukanlah hal yang sulit. Cukup datang ke Polres dan melakukan beberapa tahap selama kurun waktu sekitar satu jam, kita sudah bisa mendapatkan SIM baru hasil perpanjangan. Berhubung domisili saya di Klaten, so saya mengurusnya di kantor Polres Klaten yang terletak di Jalan Bypass Klaten (Masjid Al-Aqsha ke timur).
perpanjang sim klaten
Mekanisme Penerbitan SIM Polres Klaten


Barang yang saya bawa juga nggak banyak, kok. Cukup SIM, KTP, dan sejumlah uang. Plus pulpen/bolpoin biar nggak perlu mengantre pulpen yang tersedia di Polres untuk mengisi formulir secara manual.

Tahapan yang ditempuh antara lain:
  1. Datang ke Polres
  2. Fotokopi SIM & KTP
  3. Periksa untuk mendapatkan KIR dokter
  4. Mengisi formulir perpanjangan SIM
  5. Membayar biaya perpanjangan SIM
  6. Berfoto
  7. Mendapatkan SIM baru dan pulang

Datang ke Polres dan langsung memarkirkan kendaraan di tempat yang disediakan
Saya langsung memarkirkan sepeda motor di area parkir kantor Polres, bukan di luar pagar meskipun banyak sekali yang menawarkan parkir di luar area. Toh lebih dekat juga untuk berjalan ke kantornya. Nanti pas pulang, bayar parkirnya Rp2000,00, ya.

Fotokopi SIM & KTP
Ada papan petunjuk yang mengarah pada tempat untuk menggandakan dokumen yang masih terletak di area kantor Polres. Di sana, saya langsung bilang “Pak, mau fotokopi untuk perpanjang SIM.” Petugasnya langsung sigap meminta SIM dan KTP saya kemudian menggandakannya sebanyak masing-masing dua lembar. Saya juga sekaligus mendapatkan stopmap berwarna biru. Cukup membayar sebanyak Rp2000,00. Setelah itu, saya diarahkan untuk periksa untuk mendapatkan KIR dokter di tempat yang bersebelahan di tempat fotokopi.

Periksa untuk mendapatkan KIR dokter
Pertama, menyerahkan berkas kepada petugas. Kedua, membayar biaya sebesar Rp30.000,00. Ketiga, periksa di dokternya. Ada tes buta warna dengan cara menyebutkan suatu angka yang ada pada gambar kombinasi warna. Kemudian, ditanya juga tentang riwayat penyakit dan penggunaan kacamata/tidak. Selesai, deh. Abis itu, lanjut di kantor Polresnya untuk mendaftarkan perpanjangan SIM.

Mengisi formulir perpanjangan SIM
Ada plang petunjuk bagian kantor yang mengurus SIM, either itu SIM baru ataupun perpanjangan SIM. Nah, masuk aja ke situ. Nanti disambut oleh Bapak petugas yang ramah. Bilang aja, mau perpanjang SIM. Nanti beliau memberi kita formulir untuk diisi. Di sinilah gunanya kita membawa pulpen/bolpoin sendiri. Supaya ngisi formulirnya bisa cepet dan nggak perlu bergantian menggunakan pulpen yang tersedia. By the way, jangan lupa stopmapnya ditulisi nama dan alamat kita, ya!

Membayar biaya perpanjangan SIM
Setelah formulir diisi secara lengkap, saatnya membayar di tempat yang disediakan. Untuk perpanjangan SIM C, biaya yang dikenakan sebesar Rp75.000,00. Setelah mendapatkan kuitansi sebagai bukti pembayaran, saatnya kita memasukkan berkas ke loket 1. Berkas yang dilampirkan antara lain formulir pendaftaran, kuitansi pembayaran, KIR dokter, dan SIM lama.
Setelah memasukkan berkas di loket 1, kita mendapatkan nomor antrean untuk berfoto di ruang yang disediakan. Jadi, tunggu aja untuk mendapat panggilan berfoto, guys!

Berfoto
Kalau udah dipanggil untuk berfoto, jangan lupa untuk mengecek kondisi wajah, bro. Dirapi-rapikan dulu kerah bajunya, rambutnya, jilbabnya, lalu bisa bersiap untuk CEKREK! Di sini juga kita diminta untuk scan jari dan tanda tangan. And, done!

Mendapatkan SIM baru dan pulang
Selesai berfoto, kita mengantre lagi di ruang tunggu. Kalau nama kita dipanggil (di loket 2), berarti SIM baru hasil perpanjangan kita sudah jadi dan siap diambil. Yay! Setelah itu, kita bisa pulang dengan bahagia, deh.

SELESAI!


Simpel banget, kan? Tahapan-tahapan perpanjangan SIM tersebut cukup ditempuh selama kurang lebih satu jam, loh. Saya datang sekitar jam 9-an dan selesai pada pukul 10-an.

Hayo, yang mau perpanjang SIM usahakan tepat waktu, ya! Jangan sampai terlambat walaupun sehari saja. Karena kalau terlambat, it means kamu harus mengulang proses mendapatkan SIM baru DARI NOL LAGI dengan melakukan berbagai macam tes.

Semangat!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar