[REVIEW] Wardah Creamy Body Butter

Beberapa hari belakangan ini kondisi kulit tubuh terutama bagian kaki agak kurang bersahabat. Cenderung kering, kasar, sampai-sampai bisa terkelupas. Bisa jadi karena pengaruh musim kemarau dan cuaca yang bener-bener panas, tapi panasnya tipe ‘kering’ gitu. Agak worry nih guys mengingat kondisi kaki makin nggak nyaman gini dan kadang kalau sampai kekeringan bisa menimbulkan luka. Harus cari solusinya sesegera mungkin!

Biasanya kalau aku pakai body lotion tuh udah cukup bisa menghidrasi kulit sehingga kulit tubuh tetap lembap dan nggak kering bersisik. Nah, tapi kali ini beda banget. Ternyata dipakein body lotion dan body serum tuh tetep masih kering juga pada akhirnya. Lalu aku mencoba beralih menggunakan body butter. Aku pikir kandungan-kandungan di dalam produknya yang lebih rich ini bisa mempertahankan kelembapan alami kulit sehingga kulit lebih lembap, lembut, dan nggak kembali kering. Apakah sesuai dengan ekspektasiku?


First impression

Produk yang aku gunakan adalah Wardah Creamy Body Butter with passion fruit. Kesan pertama saat aku menggunakannya tentu saja produk ini sangat creamy, bertekstur tebal, lama meresap, dan bisa melembapkan kulit. Wanginya segar dan ada hint aroma anggur.

Karena meresapnya lumayan lama, which is normal soalnya teksturnya juga creamy abisss, aku biasanya menunggu 5-10 menit setelah itu aku baru bisa melanjutkan aktivitas. I mean, produk ini lebih sering aku aplikasikan di area telapak kaki. Jadi memang butuh waktu untuk menyerap sempurna di kulit sebelum aku gunakan untuk berjalan soalnya bakalan licin gitu, guys.


Setelah seminggu pemakaian

Aku menggunakan produk ini literally setiap hari, pagi dan malam. Terkadang siang hari juga aku aplikasikan kalau sempat (dan ingat). Berhubung isinya hanya 50 ml, jadi tergolong cepat habis. Tapi di aku ini masih sisa sedikit, kok.
Kira-kira selama satu minggu pemakaian aku merasa kulitku lumayan terhidrasi. Kelembapannya terjaga dan kulit kering bersisik bisa diminimalisir. Hanya saja yang sedikit mengganjal tuh tekstur produk ini di bagian akhir jadi kayak ada minyak-minyaknya gitu.


Tekstur produk sangat creamy

Tata cara pengaplikasian Wardah Body Butter ini simpel, sama dengan produk-produk lotion pada umumnya. Cukup ambil secukupnya (produk dicolek) lalu oleskan ke kulit tubuh (misalnya bagian telapak kaki) secara merata. Setelah dioles-oleskan, tekstur produk yang awalnya creamy berubah menjadi oily. Semacam meleleh gitu, guys. Mungkin inilah yang bisa mengunci dan mempertahankan kelembapan alami kulit. Berikut ingredients lengkapnya:

Aqua, Butyrospermum Parkii Butter, Ethylhexyl Stearate, Glycerin, Olive (Olea Europaea) Oil, Stearyl Alcohol, Glyceryl Stearate, Cetyl Alcohol, PEG-100 Stearate, Dimethicone, Squalane, Fragrance, Phenoxyethanol, Passiflora Edulis Seed Oil, Sodium Polyacrylate, Chlorphenesin, Pentaerythrityl Tetra-di-t-butyl Hydroxyhydrocinnamate, Tocopheryl Acetate, Tetrasodium EDTA, Simmondsia Chinensis Seed Oil, Tocopherol, Trideceth-9, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Ethylhexylglycerin, Polysorbate 20, CI 14720, CI 42090.


Brand lokal dan murah harganya

Seperti yang kita ketahui Wardah merupakan salah satu brand lokal yang tersohor dengan inovasi berbagai varian perawatan kulit tubuh, perawatan wajah, dan makeup. Kualitasnya tentu terjamin bagus. Udah mengantongi izin edar dari BPOM dan klaim halal dari MUI. Terjamin aman, deh!
Wardah Creamy Body Butter ini aku beli secara online di Shopee dengan harga 25.000 rupiah. Produk cepat sampai dan aman sampai tujuan.

Segitu dulu ulasanku mengenai Wardah Creamy Body Butter with passion fruit, guys. See you on my next post!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar