Raiku Beauty Brightening Series [REVIEW]


Skincare lokal belakangan ini bener-bener lagi gencar. Mulai dari satu rangkaian basic skincare, sampai merambah ke perawatan khusus jerawat dan anti-aging. Skincare yang akan aku ulas kali ini lebih mengarah ke basic skincare, tapi mengutamakan sisi brightening-nya. Wah, kayak apa tuh?
So, basicly, satu rangkaian produk perawatan wajah yang aku pakai ini merupakan skincare dasar yang umumnya digunakan semua orang setiap hari. Mulai dari pembersihan (adanya cleansing product), kemudian penyegaran dengan menggunakan toner, dilanjutkan dengan penambahan hidrasi kulit untuk menjaga kelembaban kulit. Nah, tapi di sini istimewanya, produk-produk yang aku pakai ternyata memberikan efek cerah (brightening) di wajah! Jadi, nggak salah kalau satu rangkaian skincare yang mau aku bahas ini dinamakan Raiku Brightening Series.
Anyway, kenalan dulu, yuk, sama Raiku Beauty!
Raiku Beauty Brightening Series
Raiku Beauty adalah brand perawatan kulit yang baru belakangan ini rilis di Indonesia. Sebagai brand lokal, tentu nama Raiku Beauty terdengar asing di telinga. Aku awalnya mengira ini adalah brand asal Jepang. Namun, ternyata aku salah sangka. Wkwk~ 😂
Lagian, beberapa brand lokal pun kerapkali menggunakan nama-nama yang terkesan asing dan jauh dari nama yang terdengar ke-Indonesia-an, gitu. But, in the end, it doesn’t even matter. Apalah arti sebuah nama, kalau kata pepatah sih gitu.
👀
Kembali ke Raiku Beauty.
Brand ini lebih mengutamakan keunikan dan kecantikan yang tidak bisa didefinisikan hanya dengan satu standard. Secara filosofis, brand ini mengangkat rasa percaya diri dan apresiasi diri sebagai sebuah kekuatan yang akan mengunggulkan kecantikan sejati tiap-tiap individu yang ditampilkan secara sederhana. Aku setuju dengan konsep Raiku Beauty ini. Sebagai manusia, tentu kita mengharapkan diri kita bisa memiliki value yang bermanfaat dengan cara yang sederhana tanpa berbelit-belit. Secara performa pun, sama halnya. Kita mampu tampil maksimal dan eye-catchy dengan cara yang sederhana tanpa harus terkesan lebay dan norak, of course. Sementara itu, Raiku Beauty sendiri dapat me-reveal-nya melalui sebuah produk.
Rangkaian produk perawatan wajah dari Raiku Beauty ini cukup sederhana. Langkah-langkah yang diterapkan pun tidak ribet dan tidak banyak. Kita bisa mengefektifkan waktu untuk melakukan hal lain tentunya, tanpa harus meninggalkan ritual skincare kita. However, hasil yang kita dapatkan tidak sesederhana steps yang dilakukan dalam pengaplikasian skincare ini. Hasilnya 80% sesuai dengan klaimnya. Amazing!
Lalu, produk apa sajakah keluaran Raiku Beauty yang benar-benar bisa mencerahkan kulit? Well, di sini aku akan mengulas satu per satu dalam rangkaian skincare yang dikemas dalam seri Brightening Series. Tulisan ini akan sangat panjang karena mencapai lebih dari 1800 kata. Bagi kamu yang kurang tertarik untuk membaca, bisa skip dan langsung klik tautan di bawah ini untuk menonton videoku mengenai review Raiku Beauty di Youtube Channel-ku. Enjoy, guys~

Raiku Cleansing Cream
Krim pembersih yang dapat membantu membersihkan wajah dari sisa kotoran, minyak, dan makeup dengan lembut. Mengandung Chamomile Extract dan Vitamin E yang dapat membantu menjaga kelembaban dan membuat kulit tampak lebih cerah.
Raiku Beauty Cleansing Cream
Dengan berat bersih sebesar 60 gram, produk ini datang dengan tekstur campuran antara gel dan creamy. Aku sebut teksturnya seperti lelehan lilin yang lembut, berwarna bening sedikit keruh (hah what?). Yaaaa, pokoknya seperti warna lilin putih yang meleleh itu, loh.
Begitu diratakan di seluruh wajah, produk ini langsung bisa melting dan dengan mudah menghapus sisa makeup dan kotoran yang ada di wajah. Nggak ada bau yang aneh dan nggak ada rasa yang aneh di wajah. Wajahku tetep aman tanpa rasa perih. Muka juga nggak greasy sama sekali. Tapi, khusus untuk area mata dan bibir (yang biasanya banyak tertimpa produk makeup yang sifatnya matte) harus dibersihkan dengan makeup remover.
Harga produk ini sebesar 68K.
Ingredients: Aqua, Mineral Oil (Paraffinum Liquidum), Cetearyl Alcohol, Dimethicone, Ricinus Communis Seed Oil, Phenoxyethanol, Imidazolidinyl Urea, Cetearyl Glucoside, PEG-20 Stearate, Caprylic/Capric Triglyceride, Allantoin, Triethanolamine, Chamomile Recutita Extract, Disodium EDTA, Tocopheryl Acetate, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Cross Polymer, BHT, Benzotriazolyl Dodecyl p-Cresol, Glucose.

Raiku Cleansing Foam
Pembersih wajah yang membersihkan wajah dengan lembut secara menyeluruh. Mengandung Rice Extract yang dapat membantu membuat kulit tampak lebih cerah dan menjaga kelembaban kulit.
Aku setuju dengan klaim di atas. Wajahku tetap lembab sekalipun telah dibersihkan dengan sabun cuci muka ini. Hasil akhirnya kesat tapi lembab, nggak ada rasa ketarik. Muka juga terlihat lebih cerah dan segar.
Raiku Beauty Cleansing Foam
Tekstur produk ini hampir sama dengan Raiku Cleansing Cream, hanya saja produk ini akan menghasilkan busa ketika ditambahi air kemudian diusap-usapkan di wajah. Produk ini nggak berbau dan nggak bikin wajah perih. Yang ada wajah malah jadi seger rasanya.
Harga produk ini dibandrol sebesar 68K dengan berat bersih sebanyak 60 gram.
Ingredients: Glycerin, Aqua, Stearic Acid, Sodium Laureth Sulfate, Propylene Glycol, Cocamidopropyl Betaine, Myristic Acid, Potassium Hydroxide, Sodium Cocoyl Alaninate, Cocamide DEA, Acrylates Copolymer, Sodium PCA, DMDM Hydantoin, Oryza Sativa Bran, Inositol, Sodium Lactate, Disodium EDTA, Fragrance.

Raiku Brightening Toner
Toner yang dapat mengangkat sisa kotoran dan makeup dengan mudah. Mengandung Niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.
Peringatan: Toner ini mengandung bahan aktif AHA. Gunakan selalu pelembab yang mengandung SPF pada siang hari.
Raiku Beauty Brightening Toner
Langkah selanjutnya setelah wajah selesai dibersihkan yaitu mengusapkan toner. Cara pakainya bisa dengan dua cara: 1) ditepuk-tepuk dengan telapak tangan yang sudah ditetesi oleh toner, 2) ditepuk-tepuk dengan menggunakan kapas yang sudah ditetesi oleh toner.
Kalau aku sih lebih suka langsung pake tangan aja, ya.
Produk ini bertekstur air dan cepet banget meresap di kulit tanpa meninggalkan rasa lengket atau greasy. Tampilan wajah pun nggak mengkilap gitu, kok. Wajah tetap terasa lembab. Nggak ada bau aneh-aneh juga.
Satu botol toner ini berisi sebanyak 100 ml dan dibandrol dengan harga 98K.
Ingredients: Aqua, Butylene Glycol, Methylpropanediol, Glycerin, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Phenoxyethanol, Niacinamide, Inositol, Imidazolidinyl Urea, Propylene Glycol, Allantoin, Panthenol, Menthyl Safflowerseedate, Disodium EDTA, Sodium Lactate, Triethanolamine, Oryza Sativa Bran, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Chamomilla Recucita Extract, Tocopheryl Acetate, Tromethamine

Raiku Brightening Serum
Mengandung Niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.
Peringatan: Serum ini mengandung bahan aktif AHA. Gunakan selalu pelembab yang mengandung SPF pada siang hari.
Raiku Beauty Brightening Serum
Serum berukuran 30 ml ini cukup kecil tapi kaya manfaat. Teksturnya seperti air tapi lebih kental. Tapi, ajaibnya, produk ini ketika diratakan dan diusapkan di atas permukaan kulit langsung bisa berubah seperti air dan mudah sekali menyerap ke dalam kulit. Nggak ada bau aneh-aneh dan nggak terasa perih. So far, wajahku aman-aman saja sampai dengan tahap penggunaan serum ini. Wajah terlihat glowing secara alami dan tampak cerah, plus nggak ada rasa lengket di wajah.
Satu botol brightening serum ini seharga 148K.
Ingredients: Aqua, Niacinamide, Glycerin, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Inositol, Cyclohexasiloxane, Phenoxyethanol, Allantoin, Oryza Sativa Bran, Sodium Polyacrylloyldimethyl Taurate, Imidazolidinyl Urea, Propylene Glycol, Menthyl Safflowerseedate, Triethanolamine, Hydrogenated Polydecene, Sodium Lactate, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Panthenol, Dimethicone Crosspolymer, Trideceth-10, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Chamomilla Recucita Extract, Tromethamine, Dimethiconol, Cyclotetrasiloxane.

Raiku Brightening Morning Cream
Mengandung Niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.
Raiku Beauty Brightening Morning Cream
Aku setuju dengan klaimnya. Wajahku bener-bener selalu terlihat tampak lebih cerah dan nggak kusam sepanjang hari. Produk ini sudah mengandung SPF 15. Akan tetapi, aku tetap selalu mengaplikasikan sunscreen dengan minimal SPF 30 PA ++ kalau keluar rumah. Produk ini tersedia dalam wadah berbentuk tube dengan berat bersih sebesar 40 gram. Tekstur produknya creamy banget, tapi masih tetap mudah di­-blend. Wajah jadi makin glowing tanpa rasa lengket dan greasy. Poin plusnya lagi: produk ini nggak bikin produk-produk makeup di atasnya (primer, foundation, contour cream, powder, blush) bergeser. It keeps them stay in place instead.
Produk ini dibandrol dengan harga 98K.
Ingredients: Aqua, Butylene Glycol, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Glycerin, Acrylates Copolymer, Cyclopentasiloxane, Aluminum Starch Octenylsuccinate, Niacinamide, C-12-15 Alkyl Benzzoate, Silica, Sodium Polyacrylloyldimethyl Taurate, Inositol, Cyclohexasiloxane, Titanium Dioxide, Hydrogenated Polydecene, Phenoxyethanol, Caprylic/Capric, Triglyceride, Oryza Sativa Bran, Allantoin, Imidazolidinyl Urea, Triethanolamine, Chamomilla Recucita Extract, Sodium Lactate, Dimethicone Crosspolymer, Trideceth-10, Menthyl Safflowerseedate, Disodium EDTA, Dimethicone/ Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Fragrance, Dimethiconol, Cyclotetrasiloxane.

Raiku Brightening Night Cream
Mengandung Niacinamide dan Rice Extract yang dapat membantu meratakan warna kulit dan membuat warna kulit tampak lebih cerah. Safflower dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan AHA akan membantu mengangkat sel kulit mati dan melembutkan tekstur kulit.
Raiku Beauty Brightening Night Cream
Produk ini hampir sama dengan Raiku Brightening Morning Cream dengan berat bersih sebesar 40 gram. Harganya pun sama yaitu 98K. Tekstur dan efeknya hampir sama dengan morning cream. Bedanya terletak pada kandungan SPF yang nggak ada di dalam produk ini. Yha kan buat bobok, shayyyy, malem hari pula~
Ingredients: Aqua, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Glycerin, Niacinamide, Acrylates Copolymer, Cyclohexasiloxane, Sodium Polyacrylloyldimethyl Taurate, Aluminum Starch Octenylsuccinate,Inositol, Oryza Sativa Bran, Caprylic/Capric Triglyceride, Hydrogenated Polydecene, Phenoxyethanol, Allantoin, Zinc Oxide, Imidazolidinyl Urea, Menthyl Safflowerseedate, Triethanolamine, Chamomilla Recucita Extract, Dimethicone Crosspolymer, Trideceth-10, Sodium Lactate, Disodium EDTA, Dimethicone/ Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Cyclotetrasiloxane, Dimethiconol.
💙
Overall, kesimpulannya aku suka dan cocok menggunakan satu rangkaian Brightening Series dari Raiku Beauty ini. Sejauh ini aku telah menggunakan produk-produk Raiku Brightening Series ini selama dua minggu. Wajah jadi terlihat lebih cerah, warna kulit mulai merata, beruntusan berkurang (dalam arti tekstur wajah mulai bisa diperbaiki), terjaga kelembabannya tanpa ada rasa lengket. Hanya saja, kalau aku sedang keringetan parah, atau kondisi lingkungan sedang humid-humid-nya, wajahku tetap saja bagaikan kilang minyak. For a note, my skin type is normal to oily.
Seluruh produk Raiku Beauty ini nggak ada bau aneh-aneh tapi tetep ada baunya (you know what I mean?). Kalo aku sih lebih suka ada sedikit wewangian bunga yang segar gitu. Tapi, balik lagi, ini hanya masalah preferensi.
Harga produk Raiku Beauty ini juga cukup terjangkau, mengingat ini juga brand lokal. Untuk Brightening Series dengan total 6 produk, cukup merogoh kocek sebesar 578K. Kalau brand lain yang lebih high-end, harga segitu cuma bisa dapet satu produk, loh. Itupun biasanya masih kurang, wkwk, mengingat harga produk dari high-end brand itu per produk bisa mencapai satu juta. Sooo, yeaaahh~
Kekurangan yang ada dalam produk ini adalah produknya belum tersedia secara bebas di toko-toko kosmetik atau di store gitu. Ordernya masih secara online via WhatsApp, LINE, Tokopedia, dan Shopee. Kalau mau lihat-lihat profil dan berbagai produk yang dirilis oleh Raiku Beauty, bisa cek aja akun Instagramnya di @raikubeauty.
Satu lagi kekurangan produk ini: apparently produk ini kurang cocok digunakan bagi pemilik kulit sensitif, walaupun klaimnya semua produk Raiku Beauty ini dapat digunakan untuk semua jenis kulit (all skin types). Ada beberapa temanku yang mengalami beruntusan atau jerawatan setelah menggunakan salah satu produk dari Raiku Beauty. Barangkali, ada yang sensitif terhadap salah satu ingredients yang ada di dalamnya. Bisa jadi alergi glycerin, atau nggak bisa dekat-dekat dengan niacinamide, atau lainnya. Banyak faktor penentu. Jadi, kita nggak bisa nge-judge produk ini bagus atau tidak dari satu-dua orang saja. Bisa jadi di dia cocok, di aku enggak. Atau, bisa jadi di aku cocok, di dia enggak. So, once again, perihal skincare ini memang cocok-cocokan, netizen. Jangan lupa untuk selalu baca ingredients-nya. Dan, tentunya, kenali jenis kulit kita masing-masing agar kita tidak salah langkah dalam mengonsumsi produk perawatan wajah demi kesehatan kulit.
So far, di aku Raiku Beauty ini cocok dan hasil akhirnya bagus seperti yang sudah aku paparkan di atas.
Segini dulu ulasan dariku mengenai Raiku Beauty Brightening Series. Jangan lupa mampir di postinganku yang lain untuk menambah insight tentang produk skincare dan makeup dari berbagai merek. See you on my next post!

Safi Skincare | White Expert & Age Defy [FULL REVIEW]


Halo!
Pada nggak sabar yaaaa nungguin review lengkap dariku setelah dua bulan aku menggunakan rangkaian skincare dari Safi? Well, to the point aja kalo gitu, yuuuukkkk~
Aku udah memberikan firstimpression-ku mengenai produk-produk dari Safi di postingan sebelumnya, tepatnya di bulan Agustus. Kalau mau baca-baca, silakan klik tautan di bawah ini:

Actually, review-nya hampir sama dengan first impression. Hanya saja, di sini tentu ada progres yang aku alami. Apalagi aku udah menggunakan produk-produk Safi ini selama kurang lebih dua bulan. Bisa lah yaaaaa kelihatan improvement-nya, walaupun nggak signifikan. Karena toh kulit ini mengalami regenerasi setiap hari. Kalau kepengen banget bisa kelihatan hasil yang sesuai dengan claim, butuh waktu setidaknya 12 bulan atau lebih. Aku menggunakan semua rangkaian skincare-nya dan tentu hasil yang aku dapat cuma bisa disimpulkan dari satu sisi, yaitu tampilan wajahku. I mean, aku nggak bisa menentukan produk mana yang paling unggul dalam menangani kondisi di wajahku selama dua bulan ini, since jumlah produknya sendiri ada 7 buah dan semuanya dari Safi. However, aku akan tetap mengulas produknya satu demi satu.
Di sini aku hanya menitikberatkan pada efek produk dan reaksinya di kulitku, ya. Semua detail produk seperti packaging, ingredients, cara pakai, harga, dan fungsi produknya udah aku ulas secara lengkap di postinganku sebelumnya.
Safi White Expert and Age Defy
Safi White Expert Purifying Makeup Remover
Aku punya love-hate relationship sama produk ini. Di satu sisi, aku cinta karena formulanya ringan banget sebagai micellar water, bukan makeup remover. Untuk menghapus bedak dan foundation produk ini masih bisa diandalkan. Aku sudah menjabarkan alasannya di postingan sebelumnya mengenai penyebutan istilah micellar water ini.
Safi White Expert Purifying Makeup Remover
Nah, di sisi lain, aku kurang menyukai produk ini karena ini bikin aku beruntusan, I don’t know why ‘till now. Lagipula, untuk mengangkat makeup yang sangat waterproof (seperti mascara dari Wardah yang terbukti ampuh anti air) produk ini kurang mumpuni. Butuh effort yang amat sangat luar biasa agar makeup bisa dihapus secara maksimal. Untuk menghapus matte lipstick pun produk ini kurang bekerja maksimal. Selain itu, rasanya pahit. Aku sih prefer menggunakan the real makeup remover yang sungguh-sungguh bisa menghapus makeup tanpa harus bersusah-payah. *ora gelem rekoso pancen* 
😒
Safi White Expert 2 in 1 Cleanser & Toner
Favorit! Kelembaban kulit terjaga, wanginya seger, lembut banget di kulit. Aman digunakan sampai 4 kali sehari. Aku pake ini hampir setiap hari, makanya tinggal sisa 1/5 bagian yang ada di botol. Muka rasanya kenyal gitu setelah cuci muka pake produk ini. Nggak ada sensasi ketarik. Yang aku suka saat produk ini diaplikasikan yaitu ada rasa-rasa adem di wajah, semacam sensasi menthol. Sejuk gitu. Segar.
Safi White Expert Cleanser and Toner
Safi White Expert Deep Exfoliator
Terfavorit!!!!! Baru kali ini aku nemu produk exfoliating yang sungguh lembut, partikel scrub-nya mungil, sama sekali nggak kasar di wajah, nggak bikin perih, wanginya enak dan segar, nggak ada rasa ketarik di wajah, muka tetep lembab, dan muka kenyal banget. Aku selalu bersugesti bahwa kulit wajahku jadi super bersih setelah menggunakan produk ini. Aku pakenya sekitar 2-3 kali seminggu, jadi aku nggak pake setiap hari. Aku bener-bener cinta sama produk ini!
Safi White Expert Deep Exfoliator
Safi White Expert Illuminating Day Cream SPF 15 PA++
Meresapnya cepet. Itu poin yang aku suka. Teksturnya lembut banget, moussie gitu. Wanginya segar. Udah mengandung SPF pun. Somehow, mukaku jadi kelihatan lebih cerah setelah menggunakan produk ini. Produk ini nggak berfungsi sebagai oil control juga. Tapi, produk ini (katakanlah sebagai pelembab) bisa bikin makeup awet juga. Maksudku, nggak bikin makeup geser. Kadang ‘kan ada produk pelembab yang bisa bikin makeup di atasnya (foundation, contour cream, bedak, dan sebagainya) bergeser alias nggak stay in place. Nah, produk ini aman-aman aja. Selebihnya ya biasa saja. Nggak yang se-exciting Deep Exfoliator. Tapi intinya, produk ini bagus dan cocok di kulit aku. Aku nggak ada keluhan yang berarti kepada produk ini. 
Safi White Expert Illuminating Day Cream
Safi Age Defy Cream Cleanser Deep Moisturizer
Aku termasuk jarang pake produk ini sebagai sabun cuci muka. Aku lebih sering pake yang seri White Expert. Menurutku, produk ini kandungan moisturizer-nya tinggi banget. Ya namanya aja seri Age Defy which is lebih ditujukan bagi mature skin. Tapi, so far ketika aku pake ini wajahku juga biasa aja, nggak terjadi hal yang aneh-aneh. Wanginya aku suka, kayak wangi shampoo. Setelah cuci muka pun wajahku kenyal dan lembab banget. Bisa bouncy gitu lah.
Safi Age Defy Cream Cleanser
Safi Age Defy Eye Contour Treatment
Ini produk kedua favoritku setelah Deep Exfoliator. Baunya setelah kurasa-rasa, ini hampir kayak bau salep gitu. Tapi, nggak terlalu mencolok kok, jadi nggak bakalan mengganggu. Aku pake setiap malam sebelum tidur. Terkadang pagi juga aku pake, tapi nggak rutin. Efeknya kelihatan di aku. Area sekitar mataku jadi selalu lembab. Sometimes, kelopak mataku itu kering padahal aku punya jenis kulit normal to oily. Tapi, nggak nyangka juga ternyata kelopak mataku terkadang kering. Nah, produk ini bisa mengatasi keadaan area mataku ini. Selain itu, garis-garis halus (fine lines) di area sekitar mata juga tersamarkan. Dark circle juga bisa memudar, tapi dengan syarat: nggak boleh begadang dan stres wkwkwkwk. Untuk bagian kantong mata (eye bag) masih tetep gini-gini aja karena ini persoalan genetik. But, so far, so good.
Safi Age Defy Eye Contour Treatment
Safi Age Defy Renewal Night Cream
Ini aku pake hampir setiap malam juga. Wanginya aku suka, kayak coklat, lembut banget, calming banget. Muka bener-bener lembab dan kenyal. Apalagi pas bangun tidur, wajah bener-bener kenyaaaallll dan glowing. Ingat, glowing loh, ya. Bukan berminyak apalagi terasa greasy. Suka!
Overall, progres yang aku alami antara lain wajahku jadi lebih cerah, nggak pernah kusam, terjaga kelembabannya (hanya saja kalau kondisi lagi bener-bener gerah mukaku langsung berminyak), dan wajah rasanya plump banget. Kalau untuk keluhan seperti jerawat, well, itu karena faktor hormon. Siklus bulanan, babe. Nggak bisa aku hindarin. Tapi, sejauh aku pake produk-produk Safi, aku merasa aman dan baik saja. Wajahku mengatakan demikian.
Safi Age Defy Renewal Night Cream
Akhirnya tibalah kita di penghujung acara kali ini. *tiba-tiba nge-MC*
Sekian ulasan lengkap dariku mengenai rangkaian skincare dari Safi untuk seri White Expert dan Age Defy. Ini ulasan jujur, loh. Honest review banget sesuai dengan pengalamanku dan yang aku rasakan di kulit wajahku selama dua bulan ini. For a note, aku punya jenis kulit normal to oily. Nah, siapa tahu kita punya skin type yang sama. Share juga dong pengalaman kamu melalui kolom komentar di bawah.
💙
Terima kasih udah mampir dan menelan ribuan kata dariku ini, darling. Semoga mendapatkan informasi terkini, termutakhir, dan tepercaya. Wkwk~ 😂😂😂😂😂

See you and have a great day!

Venus Cosmetic Soft Matte Lip Cream [REVIEW]


Lipstick memang identik dengan wanita. Rasa-rasanya hampir seluruh wanita di dunia ini pasti memilikinya, meskipun hanya satu warna. However, mengingat gencarnya berbagai produsen makeup yang merilis produk berupa lipstick, satu warna rasanya tidaklah cukup untuk dimiliki. Well, yeah, ini sebatas opiniku pribadi.
Venus Cosmetic Beauty Gathering
Beberapa waktu yang lalu, Venus Cosmetic mengadakan soft launching produk berupa lipcream terbaru di Yogyakarta. Aku berkesempatan untuk menghadirinya dan mendapatkan privilege berupa tiga shades lipcream dari Venus Cosmetic! So happy! Nggak sabar banget buat segera me-review-nya. Anyway, aku udah bikin ulasannya dalam bentuk video, loh. Buat yang kurang nyaman membaca tulisanku yang banyak ini (LOL), bisa langsung klik tautan di bawah ini, ya. 👇
Sekalian tolong subscribe Youtube Channel aku, okay? Danke~

Lipcream ini berjudul “Soft Matte Lip Cream”. Dari judulnya aja udah ketebak lipcream ini bakalan memberikan finish yang seperti apa. Yap! Soft matte means not dead matte. Aku setuju sih sama pernyataan itu. Karena emang beneran bukan dead matte tampilannya di bibir.
Venus Cosmetic Soft Matte Lip Cream
In my opinion, lipcream ini lebih ke arah velvety gitu. Nggak bikin efek cracky di bibir, karena produknya ikut masuk ke sela-sela permukaan bibir. Produk ini ramah banget di bibir karena bisa menjaga kelembaban bibir. Teksturnya liquidy tapi sedikit creamy, jadi pas banget. Nggak cair banget dan nggak terlalu creamy. Tipikal lipcream yang seperti inilah yang aku suka. Mudah untuk diratakan di seluruh permukaan bibir dan nggak menggumpal. Aromanya juga aku suka, ada aroma kayak es krim cokelat gitu. However, bagi sebagian orang maybe hal ini sedikit distracting, terlebih yang kurang suka dengan adanya fragrance dalam sebuah produk lipcream. But, for me it’s not a big deal.
💙
Lalu, ketahanannya gimana? Okay, jadi begini. Since produk ini tidak transferproof dan nge-set di bibir dalam waktu lama, serta lebih ke arah velvet lip product, I would say produk ini nggak terlalu awet. Tetep bakalan nempel ke gelas (kalau kita minum) dan sendok (kalau kita makan) dan baju pasangan kita kalau kita ndusel. So, ini nggak longlasting. However, kita bisa mengakalinya dengan menerapkan life hack berikut:
  1. Ambil satu lembar tipis kertas tissue lalu tempelkan di bibir yang telah diulaskan lipcream
  2. Baurkan loose powder dengan menggunakan brush di atas tissue tersebut, lakukan beberapa kali
  3. Tada! Tampilan bibir sekarang jadi lebih matte
For a note. Keawetan lipcream itu tetap bersyarat, girls. JANGAN MAKAN DAN MINUM SECARA BAR-BAR DAN JANGAN MENGGOSOK-GOSOK BIBIR.
Udah itu aja, sih. Wkwk~
By the way, lipcream ini tetap akan menyisakan tint di bibir kok. Jadi, nggak sepenuhnya hilang alias gone begitu saja. Ngilangnya secara fading dan tetap dalam taraf wajar, nggak kayak gebetanmu yang tiba-tiba ilang bagai ditelan bumi, ditenggelamkan tsunami, dan dijatuhi meteor.
Venus Lip Cream
Ada tiga warna lipcream yang aku ulas kali ini, antara lain 01 Vanessa, 06 Jamides, dan 08 Myscelia. Ketiga warna ini memiliki konsistensi tekstur dan warna yang sama, yaitu sama-sama liquidy but creamy dan warnanya sangat pigmented.
Meskipun shade 01 Vanessa dan 06 Jamides merupakan shade dengan warna nude, pigmentasinya tidak patut diragukan. Warnanya come out banget, high coverage. Sekali swipe, bisa untuk diaplikasikan ke seluruh permukaan bibir atas dan bibir bawah. Plus, aplikatornya oke banget, dooong. Bentuknya lonjong, pipih, dan lentur. Jadi, nggak kaku seperti aplikator lipcream pada umumnya. Ujung aplikator yang pipih dan lonjong tersebut memudahkanku untuk framing dan filling, sekalipun ketika aku mengulaskan lipcream warna merah (08 Myscelia) di bibirku, which is memang agak sulit membingkai bibir secara langsung dengan menggunakan lipcream berwarna berani seperti merah ini. Tapi, ini nggak berlaku saat aku mengulaskannya dengan menggunakan aplikator ini. Sungguh inovasi yang sangat miraculous.

Lipcream ini hadir dengan berat bersih sebesar 3,7 gram dan 10 shades. The packaging is so sophisticated and eye-catchy. Sleek banget dan mewah. Botolnya terbuat dari plastik tapi transparan dan berkesan seperti botol kaca, sehingga terlihat berkelas. Due to wadah yang transparan ini, kita bisa melihat warna dan volume produk yang ada di dalamnya. So much benefits!
Di bagian sisi-sisi packaging-nya terdapat identitas yang memuat nama brand (Venus Cosmetic), kode nomor BPOM dan tanggal kedaluarsa, serta nama produknya (Soft Matte Lip Cream). Pada bagian bottom of the packaging, memuat identitas nama lipcream, nomor lipcream, serta netto. Meanwhile, packaging ini awalnya dibungkus plastik tipis yang bertuliskan identitas lain, seperti ingredients, kantor produksi, netto, dll. Hanya saja, tulisan tersebut menempel pada plastiknya, sehingga sudah dipastikan bisa hilang begitu saja kalau kita membuka plastiknya dan membuangnya. Fortunately, aku masih sempat menyimpan plastiknya demi menuliskan kandungan-kandungan yang ada pada produk lipcream ini. Wkwk~ 😂😂😂😂😂
Tiga shades Venus Cosmetic Lip Cream
Seperti yang kita ketahui, Venus Cosmetic merupakan brand lokal hasil produksi Kimia Farma, satu line dengan Marcks. That’s why, di bagian atas tulisan Venus Cosmetic terdapat tulisan Marcks. Produk ini sudah memiliki nomor izin edar dari BPOM, jadi dipastikan aman untuk dikonsumsi. Selain itu, produk ini juga mendapat klaim halal. Makin yakin untuk memilikinya, ‘kan?
 Bicara tentang brand lokal, tentu nggak jauh-jauh dari perihal harga. Sudah tentu ini sangat affordable dan reachable. Dengan range harga 40K-50K, tentu satu produk lipcream bukanlah barang mahal. Dan, mudah dijumpai hampir di seluruh kota. Makin bangga nggak sih dengan inovasi-inovasi yang dilakukan oleh produsen lokal?! Kualitas tidak kalah dengan produk-produk asing, tapi mudah dijumpai di lingkungan sekitar dan juga nggak perlu effort dengan mengeluarkan sejumlah uang yang banyak. Uangnya dapat dialokasikan untuk keperluan lainnya. Bisa ngirit, bu!
Ingredients: Dimethicone, Isododecane, Trimethylsiloxysilicate, Ozokerite, Diisostearyl Malate, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Silica, C30-45 Alkyl Cetearyl Dimethicone Crosspolymer, VP/Hexadecane Copolymer, Tocopheryl Acetate, Paraffin, Ricinus Communis Seed Oil, Isopropyl Palmitate, Paraffinum Liquidum, BHT, Carnauba (Copernicia Cerifera) Wax, Butyl Stearate, Ethylene/VA Copolymer, Candelilla (Euphorbia Cerifera) Wax, Fragrance, Propylparaben.
May contains: Alumina, Talc, Cl 15985, Cl 15850, Cl 77891, Cl 45430, Cl 15850:2, Cl 45430, Cl 19140, Cl 77491, Cl 17200, Cl 77492, Cl 45410:2, Red 7 (Cl 15850:1), Cl 77492, Cl 16185:1, Cl 77499

PROS
Lembab, nggak cracking
Warnanya pigmented
Affordable & reachable
Aman dan halal
Shade komplit mulai dari yang nude sampai yang bold

CON
Tulisan yang memuat informasi penting cuma ada di plastik, bukan di packaging

See you on my next post, girls!